| Selasa, 06 Desember 2005 | PANTURA |
Jalan Pancasila Ditata untuk Atasi KemacetanTEGAL - Jalan Pancasila, mulai dari alun-alun sampai Taman Poci, setiap malam dipenuhi PKL dan pejalan kaki. Jika tidak ditata, dikawatirkan jalan tersebut makin semrawut dan mengganggu pengguna jalan. Upaya untuk mengurai kemacetan sudah mulai dilakukan Pemkot Tegal, dengan membangun dua jembatan di atas Sungai Kaligung. Saat ini pembangunan jembatan tersebut, yang dilaksanakan CV Bina Usaha Tegal, mencapai 85 persen. "Tahun depan Jembatan Kaligung sudah bisa difungsikan,' kata Wali Kota Adi Winarso SSos, saat meninjau lokasi pembangunan di sela-sela kegiatan olahraga pagi, belum lama ini. Untuk mempercantik pemandangan, jembatan dilengkapi taman di kedua sisi. Rencananya, Pemkot akan memperlebar jalan dengan membangun trotoar khusus bagi pejalan kaki. Dikatakan, PKL yang menempati bahu jalan mengganggu pengguna jalan. Ratusan pembeli yang memenuhi ruas jalan tersebut menghambat lalu lintas kendaraan. Kepadatan terasa pada hari-hari tertentu, seperti malam minggu. Kendaraan umum berjalan merayap, berbaur dengan becak, kereta kelinci, dan pejalan kaki. Akibatnya, jalan sepanjang 500 meter itu semrawut. Andi Riadi, mahasiswa Fakultas Tekni Industri UPS Tegal, mendukung penataan Jalan Pancasila. Dikatakan, kesemrawutan jalan itu tidak bisa ditimpakan begitu saja pada PKL. "Aparat tidak menindak PKL sejak dini. Sekarang mereka sudah telanjur berkembang dan makin banyak," ujarnya. Taman Perindah Kota Untuk menghindari kemacetan, dia mengusulkan ada polisi yang mengatur lalu lintas di jalan itu. Sedangkan pedagang yang sudah telanjur mangkal tidak perlu dipindah, namun ditata rapi. M Sidiq, warga Kelurahan Mangkukusuman 17, Kecamatan Tegal Timur, mengusulkan bahu Jalan Pancasila terbebas dari PKL. Dia melihat selama ini sepanjang jalan itu, hingga Taman Poci, sudah dipenuhi PKL. "Yang parah, di sekitar Taman Poci bukan saja banyak PKL, tetapi juga ada kereta kelinci yang bikin macet," kata dia. Dia mendukung upaya Pemkot melebarkan ruas Jalan Pancasila, sehingga pengguna jalan tidak terganggu. Dia juga setuju pembuatan taman di beberapa sudut jalan tersebut. Dia menilai taman dapat memperindah pemandangan kota. "Warga bakal makin betah kalau suasana kota sejuk dan indah," imbuhnya. (H16-58) |