logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 06 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Loudry cs Gagal Juara

BACOLOD- Sripum Supachai langsung menjatuhkan diri di lapangan pertandingan West Negros College Gymnasium, Bacolod, sore kemarin. Quicker asal Thailand itu berhasil melakukan smes yang tidak bisa ditahan para pemain Indonesia. Angka yang dihasilkannya juga merupakan angka penentu kemenangan timnya atas Indonesia. Smes Sriphum mengantarkan Thailand meraih emas voli indoor putra SEA Games XXIII/2005.

Lepasnya emas voli putra menjadikan Indonesia gagal untuk menggenapkan perolehan emas menjadi 50 keping. Cabang ini menjadi harapan terakhir untuk meraih emas. Sayangnya Loudry Maspaitella dan kawan-kawan tak berkutik ''dihabisi'' Sriphum dan kawan-kawan dengan skor 1-3 ( 25-23, 21-25, 19-25,18-25). Voli hanya satu memperoleh medali emas lewat nomor voli pantai. Emas ini dipersembahkan oleh pasangan Andi Ardiansyah/Supriyadi yang menang atas Agus Salim/Koko Prasetio Darkuncoro 17-21, 21-16, 15-12.

Terbaca

Manajer tim voli Indonesia Graito Usodo mengatakan, para pemain Indonesia sudah bekerja keras untuk memenuhi target yang ditetapkan. ''Ada beban yang oleh pemain tidak berhasil mereka lepas. Mereka beberapa kali sering salah paham sesama pemain. Ini yang jadi sebab kita kalah,'' ujarnya. Permainan Indonesia, ujarnya, mengalami grafik penampilan yang meningkat. ''Tapi karena ketegangan yang tak juga teratasi, membuat lawan mampu menekan dan mengambil kemenangan,'' ujar Graito.

Awalnya, tim Merah Putih sempat memberi harapan untuk bisa mempertahankan emasnya dua tahun lalu. Set pertama direbut tim besutan Li Quijiang dengan 25-23. Thailand menyamakan kedudukan pada set kedua 25-21. Li Qiujiang kemarin menurunkan Ariz Ariszqon menggantikan Joni Sugiatno. Ini terjadi pada set ketiga. Harapannya lawan tidak mampu membaca kemampuan pemain asal Surbaya tersebut. Sayangnya strategi ini terbaca oleh Thailand.

Dalam final indoor putri, Thailand juga mengawinkan gelar. Tanpa banyak kesulitan mereka menundukkan Vietnam dengan 3-0 (25-20, 25-10, 25-20). Filipina meraih perunggu berdasarkan peringkat. Tim putri Merah Putih harus pulang dengan tangan hampa karena berada di peringkat keempat. (*-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA