logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 06 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Kapten Tim SEA Games Thailand Bakal Diboyong ke Jepara

JEPARA-Kapten timnas Thailand pada SEA Games XXIII Manila, Sakda Jomdee, kemungkinan besar akan diboyong ke Jepara untuk memperkuat Persijap musim kompetisi 2006. Kabar itu diembuskan manajemen tim, sore kemarin, setelah Hartono Purnomosidi dari agen Crystal Sportina yang membawa para pemain Thailand ke ranah Indonesia memberikan sinyal akan membawa pemain tersebut ke Stadion Kamal Djunaidi.

"Pak Hartono baru saja berkirim kabar ke kami soal rencana membawa Sakda ke Jepara," kata Sekretaris Tim Dharmadi saat ditemui di mes pemain, tadi malam.

Belum ada pembicaraan resmi antara manajemen dengan Sakda, selain melalui Crystal Sportina. Pemain yang baru saja ikut mengantarkan negaranya meraih medali emas dalam SEA Games XXIII setelah mengalahkan Vietnam 3-0 di partai final itu dijadwalkan datang ke Jepara akhir pekan ini. Jika tidak ada perubahan rencana, Sakda kemungkinan akan datang bersama Innocent, striker asal Nigeria yang bermain di THT, peserta Thai League yang saat ini juga masih berada di Thailand.

Hartono memberikan kabar surat-surat kepindahan Innocent, baik yang berhubungan dengan keimigrasian maupun dengan PSSI semuanya hampir beres. "Informasi yang kami terima dari agen tersebut, pada Rabu (7/12) surat-surat kepindahan Innocent akan beres, dan akhir pekan bisa datang ke Jepara," lanjutnya.

Cile

Rencana mendatangkan Sakda berikut Innocent merupakan langkah cepat klub, setelah ada kepastian PSSI mematok kuota lima pemain asing di setiap klub Divisi Utama. Jika Sakda benar-benar bergabung, maka ia akan menjadi kekuatan lini tengah Laskar Kalinyamat. Satu pemain asing asal Cile juga memberi sinyal akan bergabung, namun klub sepertinya enggan mendatangkan pemain asal negara itu.

Selain kedua pemain tersebut, Persijap juga diminati mantan bek sayap Bontang Pupuk Kaltim, Firdaus Nyong. Pemain kelahiran Ternate yang pernah tinggal di Sentani, Papua itu mendapat pujian pelatih Rudy William Keeltjes.

"Saya tahu Firdaus pemain yang sudah sangat matang. Di tim kami sekarang banyak pemain berusia muda. Kehadiran pemain berpengalaman tentu akan lebih mematangkan tim," puji Keeltjes tentang pemain berusia 29 tahun itu.

Dia berharap, pemain yang sudah diikat bisa segera bergabung dengan kawan-kawannya di Jepara.

Pekerjaan Keeltjes akan lebih berat jika kehadiran pemain mundur-mundur terus.

Mengomentari latihan Senin sore kemarin, Keeltjes menyatakan kecewa melihat stamina pemain yang anjlok seusai pulang ke rumah. "Sebelum liburan akhir pekan, stamina cukup bagus. Begitu datang dan mulai latihan staminanya turun. Tadi latihannya terlihat jelek. Kalau begini terus, kapan bisa memikirkan taktik dan strategi tim," keluhnya.

Pemain, lanjutnya, harus profesional. Ada atau tidak ada pelatih, pada saat libur harus selalu latihan untuk menjaga stamina. "Bahkan harus mau menambah porsi latihan sendiri di luar jadwal latihan resmi. Itu kalau ingin tahan lama sebagai pemain. Kunci main bola, terletak pada keunggulan stamina, baru kemudian teknik. Punya teknik bagus, tapi kalau tidak punya kekuatan fisik, bisa apa," tandas mantan bintang Niac Mitra Surabaya ini.(H15,kar-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA