logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 06 Desember 2005 MURIA
Line

Lomba Prestasi SD/TK Nasional

Peringkat Harapan III, Sempat Unggul di Babak Penyisihan

PATI - Gagal meraih juara pada babak final Lomba Prestasi dan Kreativitas TK dan SD Tingkat Nasional, namun Kontingen Kabupaten Pati sempat mencapai prestasi cukup membanggakan.

Sebagai wakil dari Provinsi Jateng, dalam proses lomba tersebut mereka sempat memimpin perolehan nilai pada babak penyisihan.

Menurut salah seorang guru pembimbing yang mendampingi kontingen, Drs Agus Riyanto, Jateng hanya keluar sebagai juara harapan III.

Lomba yang berlangsung selama lima hari pada akhir November lalu itu diselenggarakan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Selaku wakil Jateng, tim unjuk kebolehan dengan 30 peserta dari 32 kontingen wakil seluruh provinsi.

Pihaknya mengaku telah menyiapkan anak-anak cukup maksimal. Apalagi mereka juga terdiri atas tiga pelajar SD yang berbeda sekolah.

Ketiga anak tersebut adalah Febrian Risdiansyah (SD Negeri Gembong 02), Rizma Eka Anggara (SD Negeri 01 Bumiharjo, Winong), dan Hendri Budiarto (SD Negeri Penanggungan, Gabus).

Pada babak penyisihan, perolehan nilai yang dikumpulkan anak-anak menempati urutan pertama, yaitu 211,43.

"Nilai tersebut didapat dari hasil tes tertulis (TT) dan cerdas cermat (CC) dikalikan dua," ujarnya.

Urutan di bawahnya, jelas dia yang juga Kepala SD Negeri 2 Gembong itu, ditempati kontingen dari DKI Jakarta dengan nilai 208,43 disusul Jawa Timur (206,29), Sumatra Selatan (183,29), Jawa Barat (183,00), dan Sumatra Barat (182,57).

Namun hasil akhir pada babak final prestasi yang dicapai anak-anak tersebut terbalik. Jawa Timur yang semula menempati urutan ketiga akhirnya keluar sebagai juara pertama, disusul Sumatra Selatan, dan Sumatra Barat. Adapun Juara harapan I DKI Jakarta, Jawa Barat (II), dan Jawa Tengah juara harapan III. Sesuai dengan peringkat, kontingen Jawa Tengah berada pada posisi keenam.

Berbangga

Kendati demikian, sebagai pimpinan sekolah asal kontingen yang maju ke lomba prestasi siswa SD Tingkat Nasional itu, tentu dia boleh berbangga meskipun target hasil sebagai juara pertama belum bisa dicapainya.

Pengalaman tersebut bagi anak-anak akan memberikan motivasi tersendiri, tidak hanya dari sisi kemampuan akademis, tapi juga dari sisi kesempatan tampil. Dengan hasil itu, harapan lebih jauh, ke depan, bisa meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pati.

"Lebih khusus lagi, prestasi anak didik kami bertiga itu bisa membawa nama baik sekolah masing-masing." (ad-61n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA