logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 06 Desember 2005 SEMARANG
Line

Perbaikan Sekolah Dianggarkan Rp 15 M

GROBOGAN - Untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak parah, Pemkab Grobogan menganggarkan dana yang tidak sedikit, yakni Rp 15 miliar. Rencananya, dana itu akan dialokasikan untuk renovasi gedung sekolah yang rusak parah, berat, dan ringan serta untuk perawatan.

''Dengan dana tersebut saya kira belum bisa menuntaskan semua sekolah yang rusak. Sebab, jumlah gedung yang rusak masih banyak,'' kata Bupati Grobogan Agus Supriyanto, menanggapi kerusakan SD Latak 2, Kecamatan Godong, kemarin.

Menurut Bupati, jumlah gedung SD yang rusak parah 100 unit. Pada 2006, yang akan segera diperbaiki 30 gedung. Dana untuk perbaikan gedung tersebut sekitar Rp 100 juta/sekolah. ''Pembangunannya dilakukan secara swakelola. Perbaikan sekolah-sekolah itu dilaksanakan secara bertahap dan diprioritaskan gedung yang rusak parah,'' jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, setidaknya 145 siswa SD Latak 2, Kecamatan Godong terancam tidak bisa mengikuti pembelajaran pada musim hujan ini. Sebab, semua ruang kelas SD itu rusak parah. Kayu bagian atap gedung tersebut sudah lapuk. Beberapa langit-langitnya juga sudah lepas. Jika turun hujan, atap gedung itu bocor. Kerusakan paling parah terjadi di ruangan kelas I, II, dan kelas III. Akibatnya, proses pembelajaran 95 siswa yang menempati ruang tersebut terpaksa dialihkan ke rumah warga. Dikhawatirkan apabila tidak segera diperbaiki, sekolah tersebut akan roboh.

Bupati mengatakan, sebenarnya selama ini sudah dilakukan perbaikan. Namun masih banyak gedung SD yang rusak. Kayu-kayu di gedung SD inpres tersebut sudah banyak yang lapuk. Begitu juga dindingnya, ada yang mengelupas. (H3-51n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA