logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 01 Desember 2005 SEMARANG
Line

Meski Tua, Tetap Bermakna

SEDIKITNYA seratus orang yang berkumpul di Ambassador Room Semarang Plaza pada Selasa (29/11) malam lalu terlihat riang. Meski tak terlalu terbahak, mereka tetap tertawa melihat penampilan rekannya yang mementaskan dagelan di atas panggung. Para pemain dagelan itu memang tak muda lagi. Namun, langkah-langkah mereka tetap energik layaknya masih muda.

Seringkali para pemain dagelan melontarkan kata-kata yang lucu, sehingga hadirin tertawa. Tontonan yang memadukan beberapa unsur budaya itu disuguhkan oleh para anggota yang tergabung dalam Paguyuban Dharma Wulan (PDW) Semarang dalam rangka memeriahkan hari ulang tahunnya yang ke-8.

Ada yang berpenampilan bak seorang pangeran, dayang-dayang, dan ada juga yang berdandan layaknya Maria Mercedez seperti dalam telenovela. Ya, apa pun yang ditampilkan mereka malam itu cukup menghibur anggota PDW. Namun yang lebih bermakna, mereka tetap ceria dan berkarya meski telah memasuki usia senja.

"Tujuan dibentuknya PDW kan menampung orang-orang yang telah berusia lanjut agar tetap mempunyai kegiatan, dan tentunya tidak membebani anak," kata Ny Budi Dharmawan, Ketua PDW Semarang. Ketua untuk periode 2005-2007 tersebut menambahkan, saat ini sedikitnya 600 orang telah menjadi anggota warga usia lanjut (Wulan). Tak hanya dari Semarang, para anggota ada juga yang berasal dari Kudus, Weleri, Kendal.

"Untuk menjadi anggota pun mudah, syarat utamanya harus berumur lebih dari 50 tahun."

Kegiatan yang dilakukan pun tak hanya sebatas berkumpul dan makan-makan seperti malam lalu. Namun juga melakukan berbagai kegiatan sosial. Yang sudah dilakukan di antaranya, pengumpulan dana yang disalurkan ke panti-panti jompo atau wadah sosial lain yang membutuhkan.

"Kami selalu berusaha agar orang-orang yang sudah tua ini tak lagi membenani anak. Maka, kami pun menggelar berbagai acara sosial serta piknik bersama agar para anggota merasa terhibur dan senang," tambah Ny Budi.

Selain dagelan, anggota Wulan yang tergabung dalam kelompok Suara Satu Santai juga ikut unjuk kebolehan. Mereka menyanyikan beberapa lagu kenangan di hadapan hadirin dengan iringan organ oleh salah satu personelnya. Meski sudah terlihat tua, namun kualitas suara mereka masih bagus. Sebagai penutup, anggota Wulan dihibur dengan penampilan vokal grup wanita "Verona Sisters" yang mempersembahkan beberapa lagu memories. (Saptono JS-44d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA