logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 01 Desember 2005 INTERNASIONAL
Line

Ditemukan, Sistem Tata Surya Mini

LOS ANGELES - Sistem tata surya terkecil telah lahir. Paling tidak itulah keyakinan para astronom atas penemuan terbaru mereka. Para ilmuwan, yang mengintai lewat teleskop di darat dan antariksa, mengamati satu benda cokelat kecil ''atau bintang yang gagal'' yang besarnya seperseratus massa matahari.

Benda angkasa tersebut dikelilingi oleh piringan debu dan gas.

Benda kecil warna cokelat itu - yang terletak 500 tahun cahaya dalam konstelasi Chamaeleon - tampaknya tengah melakukan proses pembentukan sebuah planet, yang suatu saat nanti bisa menghasilkan tata surya, kata Kevin Luhman dari Pennsylvania State University, yang memimpin penemuan itu.

Telah lama diyakini bahwa sistem tata surya kita ada ketika awan gas dan debu yang sangat besar hancur dan membentuk matahari dan planet-planet sekitar 4,5 miliar tahun lalu.

Penemuan baru itu merupakan benda cokelat terkecil yang ditemukan dengan sifat-sifat pembentuk planet.

Jika piringan itu membentuk planet, sistem tata surya yang dihasilkan mungkin sekitar 100 kali lebih kecil daripada tata surya kita, jelas para ilmuwan.

Benda kecil warna cokelat tersebut, yang lebih besar dibandingkan planet namun juah lebih kecil daripada bintang, diduga sebagai bola gas yang gagal mengumpulkan massa untuk mulai bersinar.

Penemuan itu dilakukan dengan menggunakan Teleskop Antariksa Spitzer dan Hubble milik NASA (badan antariksa AS) serta observatorium di darat.

Hasilnya akan dipublikasikan di Astrophysical Journal Letters pada 10 Desember mendatang. (ap/yahoo-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA