| Kamis, 01 Desember 2005 | BUDAYA |
Duta Bedah PlastikSETIAP kali muncul gosip seorang artis melakukan bedah plastik untuk kepentingan estetika, selalu muncul pula bantahannya. Bahkan, Krisdayanti sempat mengumumkan hadiah Rp 1 miliar bagi siapa saja yang bisa membuktikan bahwa dirinya telah melakukan serangkaian operasi plastik. Sebaliknya, penyanyi Titi DJ justru secara gamblang mengumumkan dia telah melakukan sedot lemak, salah satu jenis bedah plastik, pada Oktober 2005 lalu. Istri Andrew Hollis Dougharty itu mengaku telah mengeluarkan sejumlah lemak dari dalam perutnya demi mendapatkan kembali perut yang rata dan indah seperti sebelum ia menikah. ''Sekarang saya jadi bisa memakai lagi celana panjang yang saya miliki sebelum saya menikah. Bayangkan saja, dari perut saya dikeluarkan lemak setebal 8 sentimeter, tentu itu jumlah yang tidak sedikit. Makanya sekarang saya jadi merasa sayang kalau makan sembarangan. Daripada harus operasi lagi,'' tutur Titi kepada wartawan, didampingi sang suami yang mengijinkan ibu empat anak itu melakukan operasi yang berlangsung hampir 5 jam itu di sebuah rumah sakit di Bogor. Titi melakukan operasi setelah ia berkonsultasi dengan sahabatnya, Becky Tumewu, yang juga melakukan bedah plastik untuk payudaranya di rumah sakit itu. Ia pun makin mantap setelah sang suami memberi ijin, dengan syarat ia tak boleh berbohong kepada publik. Di tempat yang sama, Becky Tumewu yang sudah lebih dulu menjalani operasi plastik mengaku ia melakukan hal itu semata-mata untuk kepentingan estetika. ''Soalnya payudara saya gede sebelah, jadi kalau mau pakai gaun yang sedikit terbuka jadi agak ribet. Harus pakai ganjelan ini-itu. Apalagi kalau mau jadi MC keluar kota, yang pertamakali diingat jangan sampai ganjelan payudara itu ketinggalan. Soalnya kalau sampai ketinggalan bisa kiamat deh, he he he,'' kilah ibu dua anak itu. Karena itu, dia kemudian berkonsultasi ke rumah sakit khusus bedah dan disarankan menjalani implantasi untuk sebelah payudaranya. ''Sekarang kalau mau pergi ngemsi nggak perlu ribet lagi bawa-bawa ganjelan. Bawaannya juga jadi lebih pede,'' tutur Becky. Bekcy maupun Titi mengaku tak perlu merasa tabu dan aib telah melakukan bedah plastik ini. ''Yang paling penting kita punya tanggungjawab profesional''. Karena kejujuran dan ke-terbukaan keduanya, mereka kemudian dinobatkan sebagai duta bedah plastik yang bertugas memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bedah plastik di Indonesia. (Tresnawati-43) |