logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 29 Nopember 2005 SEMARANG
Line

Halalbihalal Kagama Jateng

Dari Jadah Tempe sampai Gudeg Wijilan

IT'S Now or Never, sebuah lagu yang pernah dipopulerkan penyanyi legendaris, Elvis Presley, mengalun di tengah hiruk pikuknya undangan halalbihalal Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Jateng di halaman PT Paphros, Simongan, Semarang, Minggu (27/11) siang lalu.

Meski lagu dibawakan kembali bukan oleh penyanyi terkenal, semua hadirin menyambutnya dengan tepuk tangan riuh, penyanyinya pejabat terkenal yang dipaksa naik panggung.

Ya, dialah dokter Krishnajaya, Inspektur Jenderal Departemen Kesehatan, yang juga Ketua Umum Kagama Jateng.

Lagu itu dibawakan dengan penuh penghayatan dan mampu membangun kenangan manis ratusan alumni UGM ke masa lampau, saat mereka masih sama-sama muda di Kampus Biru.

Di bawah pepohonan yang rindang dan cuaca yang agak mendung, hadirin berbaur tua dan muda.

Antara yang sudah memasuki masa pensiun ataupun yang baru lulus. Di antara mereka seolah tak ada jarak, semuanya akrab, meski beda usia relatif jauh.

Ada sesepuh Kagama di situ, seperti mantan Wagub Jateng Drs H Soeparto dan Ir Mulyadi Widodo, Wakil Wali Kota Semarang Machfud Ali, para pengurus pusat Kagama, dan masih banyak lagi.

Makanan Khas

Suasana makin akrab, ketika di hadapan mereka disuguhkan pertunjukan musik Congrock pimpinan Marco Marnadi, yang membawakan lagu-lagu nostalgia.

Tak ketinggalan, juga tampil grup band cewek Junior Kagama, dengan lagu-lagu pop yang sedang top.

Ketika lagu-lagu tengah dilantunkan dari atas panggung, hadirin digiring ke sisi barat arena pertemuan, untuk menikmati aneka makanan khas Yogya.

Ada Sate Samirono, ada jajan pasar Beringharjo, dan ada Jenang Gempol Gondomanan.

Ada pula jadah tempe Mbah Carik Kaliurang dan Gudeg Yu Djum, Wijilan. Semua makanan yang disajikan itu asli didatangkan dari Yogya.

Sementara itu, di sisi timur digelar aneka souvenir khas Yogya pula. Sungguh, suasana Yogya hadir di situ, siang itu.

Beberapa saat kemudian, hadirin diajak tertawa, saat Ustad Dr Wijayanto, yang sering tampil di salah satu stasiun teve nasional memberikan ular-ular hikmah halalbihalal.

Dari awal hingga akhir acara, hadirin pun dibuat terpingkal-pingkal oleh guyonan ataupun sindiran-sindirannya. Dan acara pun berakhir selepas tengah hari, dengan penyerahan cendera mata dari Kagama kepada Gubernur Jateng H Mardiyanto dan Ketua Umum Pusat Kagama, Dr Ir Djoko Kirmanto, yang juga Menteri Pekerjaan Umum. (Eko HM-18h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA