| Selasa, 29 Nopember 2005 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatNglaju, Ibu Guru Kepincut SopirRIYADH - Empat orang ibu guru di sebuah sekolah di desa terpencil Arab Saudi rupanya sudah lelah menglaju dari rumah ke tempat kerja. Solusinya? Mereka menikah dengan seorang sopir angkutan yang biasa mengantar para ibu guru ini. Jangan kaget. Empat ibu guru ini menikah dengan seorang sopir itu! Harian Al-Watan memberitakan Senin kemarin, ibu-ibu guru ini rupanya terpikat dengan perilaku santun si sopir. Mereka kemudian memutuskan menikah dan tinggal serumah di desa tempat sekolah mereka berada. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi berlelah-lelah menglaju setiap hari. Upacara ijab berlangsung singkat. Keempat istri ini bersedia berbagi sebagian gaji bulanan mereka untuk diberikan kepada sang suami. Di Arab Saudi, perempuan dilarang mengendara, jadi perkawinan itu mungkin menjadi solusi yang sama-sama menyenangkan.(rtr-gn-25) Anak Mendengkur, Prestasi Rendah HONG KONG - Anak-anak yang mendengkur saat tidur punya kemungkinan dua lebih besar untuk berprestasi buruk di sekolah. Mereka juga akan menderita hiperaktif, demikian menurut sebuah riset di Hong Kong yang disiarkan Senin kemarin. Sekitar 23 persen anak-anak yang tidurnya mendengkur memiliki rekor akademik buruk ketimbang dengan 13,5 persen mereka yang tidak mendengkur sewaktu tidur. Riset tersebut dilakukan oleh para pakar gangguan pernafasan yang berkaitan dengan tidur di Chinese University di Hongkong. Riset itu juga menemukan, para pendengkur lebih memiliki kemungkinan untuk cepat naik darah, dengan 35 persen memmpunyai kontrol perangai yang buruk, 75 persen lebih tinggi dari pada mereka yang tidak mengorok. Penderita kebiasaan mendengkur juga memiliki kemungkinan yang kuat untuk hiperaktif. Sebanyak 23 persen mereka yang didiagnosis menderita hiperaktif, dibandingkan 13 persen mereka yang tidak mendengkur. Albert Martin, ketua tim peneliti itu, mengemukakan dirinya merasa yakin anak-anak yang tidurnya mendengkur lebih berkecenderungan untuk berprestasi buruk di sekolah karena mendengkur mengurangi kualitas tidur mereka. (ant-25) Thailand Tangkap Muslim Kamboja BANGKOK - Sedikitnya 86 muslim Kamboja yang masuk ke Thailand dengan visa wisata ditahan tentara. Tetapi, belum jelas tentang kemungkinan penangkapan mereka berkaitan dengan keresahan di Thailand selatan. Warga Kamboja tersebut melewati petugas imigrasi Thailand di Aranyaprathet, di tapal batas Kamboja Sabtu lalu, kata seorang petugas imigrasi. ''Kami diminta satuan tugas tentara untuk secara ketat memeriksa setiap orang Kamboja yang masuk ke negeri ini. Kami tidak menemukan kesalahan apa pun pada berkas mereka, sehingga kami tidak punya alasan untuk menolak mereka masuk,'' kata seorang petugas imigrasi. ''Tetapi sesudah itu, mereka ditangkap tentara.'' Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Kamboja Khieu Sopheak mengatakan, dia belum memperoleh informasi atas penangkapan tersebut. Kolonel Somkuan Saengpateranet, juru bicara Komando Pencapaian Perdamaian Provinsi Perbatasan Selatan Thailand, mengatakan warga Kamboja itu ditahan karena memberikan keterangan berbeda-beda tentang alasan mereka datang ke Thailand.(ant-25) |