logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Kompetisi Internal Pasti Digelar

SEMARANG- Terpilihnya kembali Sukawi Sutarip sebagai ketua umum PSIS periode 2005-2010 diharapkan semakin memajukan persepakbolaan di Semarang. Tentu saja dengan memberdayakan klub-klub anggotanya untuk mencari bibit-bibit pemain potensial. Hal itu bukan saja untuk menyuplai pemain ke PSIS Utama, tapi juga timnas Indonesia.

Salah satu usaha untuk memberdayakan klub-klub itu adalah menggelar kompetisi antarklub. ''Dia sudah janji akan menghidupkan kompetisi antarklub. Janji tersebut diharapkan bisa ditepati. Itu penting sekali,'' kata pengurus PS Garuda Johar Lin Eng.

Seusai terpilih kembali menjadi ketua umum, Sukawi memang berjanji akan menggelar Kompetisi Antarklub PSIS pada 2006. Tidak tanggung-tanggung, dalam setahun direncanakan bisa diselenggarakan dua kali. Namun, jika waktunya kurang memungkinkan, cukup satu kali kompetisi saja.

"Kompetisi antarklub 2006 pasti diputar. Terus terang, saya gela kompetisi tahun 2005 tidak berjalan. Itu memang terbentur berakhirnya masa jabatan wali kota bulan Juni," tuturnya. Karena kesibukannya menghadapi pemilihan wali kota, dia mengaku lupa untuk menggelar kompetisi.

Johar mengemukakan, ada beberapa rekomendasi dari Rapat Paripurna Klub PSIS yang digelar Sabtu (26/11) di Hotel Horison untuk dilaksanakan Sukawi. Rekomendasi itu antara lain pengurus diberi waktu enam bulan untuk menyelenggarakan rapat anggota guna mengubah AD/ART, dalam waktu dua tahun harus terbentuk suatu badan usaha untuk menghidupi PSIS, dan ada alokasi dana 10 persen dari APDB Kota Semarang untuk bidang amatir.

''Dana 10 persen dari APBD Kota Semarang itu bukan hanya untuk puslat yunior, tapi juga puslat senior, SSB, wasit dan semua yang berbau amatir,'' ungkap mantan asisten manajer itu.

Bentuk Pengurus

Untuk melaksanakan tugas-tugasnya sebagai ketua umum, Sukawi mengharapkan dukungan pengurus yang akan segera terbentuk. Selaku ketua formatur, dirinya meminta waktu antara 15 hari sampai 1 bulan untuk dapat membentuk kepengurusan lengkap.

Dalam penyusunan pengurus kali ini, dia berencana mengevaluasi kinerja seluruh pos pada periode sebelumnya.

Jika dianggap perlu, langkah efisiensi akan dilakukannya dengan menghapus beberapa jabatan. Demikian pula halnya dengan usulan pembentukan pos baru, seperti yang menangani masalah suporter.

"Yang pasti, langkah awal adalah melengkapi kepengurusan dan meminta masukan dari seluruh masyarakat Semarang. Semuanya nanti dibicarakan bersama-sama pengurus lain," tandasnya. (H13,aim- 22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA