| Senin, 28 Nopember 2005 | OLAHRAGA |
Negosiasi dengan Andrian AlotSEMARANG-Permainan Andrian Mardiansyah dalam pertandingan uji coba lawan Unnes yang berakhir 11-0, Sabtu lalu (26/11) di Stadion Jatidiri, memikat pelatih Sutan Harhara. Mantan pemain PSM Makassar itu tidak hanya handal bermain di sayap kanan, tapi juga gelandang bertahan dan stoper. Tak heran, seusai pertandingan, Sutan menyatakan keinginannya untuk merekrut. Mendapat lampu hijau, manajemen tim langsung menindaklanjuti. Negosiasidilakukan seusai pertandingan. Negosiasi berlangsung alot. Tak heran, hingga kemarin belum mencapai kesepatakan harga kontrak dengan mantan pemain Persikota Tangerang itu. ''Rekomendasi pelatih sudah kami tindak lanjuti. Tapi, kami tidak bisa langsung deal. Belum tercapai kesepakatan,'' tegas Wakil Manajer Tim Setyo Agung Nugroho. Lebih lanjut Agung mengemukakan, kesepakatan belum tercapai lantaran pihaknya harus selektif dan efisien dalam mengggunakan keuangan tim. Manajemen punya standardisasi harga pemain-pemain yang akan direkrut, disesuaikan dengan dana yang tersedia. ''Perekrutan personel disesuaikan dengan keuangan tim. Kami tidak ingin keblondrok,'' terangnya. ''Terus terang, saya menginginkannya. Kami butuh pemain seperti dia yang bisa bermain di beberapa posisi,'' imbuh Sutan. Matang Andrian tampil di pertandingan tersebut menggantikan sayap kanan, Denny Rumba, yang cedera engkel di awal permainan. Aksi-aksinya tajam dalam melakukan terobosan ke rusuk pertahanan lawan. Umpan-umpan crossing-nya matang, sehingga memanjakan para striker Mahesa Jenar. Di babak kedua, dia dimainkan di sektor tengah mendampingi Suwita Patha. Meski baru dua hari bergabung dengan Indriyanto Nugroho cs, kerja sama dengan pemain lainnya sudah solid. Dari kerja sama itu, dia tidak hanya bisa membantu serangan tapi juga pertahanan. ''Saya hanya merekomendasikan Andrian dibutuhkan tim. Namun, kalau sudah menyangkut kontrak, itu wewenang manajemen. Saya tidak akan ikut campur,'' katanya. Andrian sendiri melamar PSIS setelah dipanggil Sutan. Pasalnya, saat itu tim Kota ATLAS ini butuh pemain gelandang bertahan lagi setelah merekrut Suwita Patha. Tentu saja, kesempatan itu tidak disia-siakannya. Dia langsung datang ke Semarang dan mengikuti seleksi. Keinginannya membela skuad Mahesa Jenar sangat besar. ''Saya dipanggil Pak Sutan untuk ikut seleksi. Tentu saja kesempatan itu tidak saya sia-siakan. Apalagi, PSIS merupakan tim bagus,'' tandasnya. (H13-22) |