logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Prestasi Henry, Konsistensi Lampard

LONDON - Mulai 2006, Stadion Highbury London tak lagi menjadi kandang Arsenal. Thierry Henry pun sepertinya ingin meninggalkan kenangan manis di stadion berkapasitas 38.500 penonton itu.

Pada saat Arsenal meladeni Blackburn Rovers dalam lanjutan Divisi Utama Liga Inggris, Sabtu lalu, Henry mencetak gol kedelapannya di Liga Primer musim ini. Gol yang membawa kemenangan 3-0 pasukan Arsene Wenger ini sekaligus menjadi gol ke-100 bagi striker Prancis itu di Highbury.

Henry kini mencatatkan namanya sebagai pemain pertama yang membukukan 100 gol Premier League di stadion yang dibangun pada 1913 itu. Dia pun seakan mengukuhkan namanya sebagai raja gol The Gunners. Masalahnya, bulan lalu dia menumbangkan rekor Ian Wright sebagai top scorer Arsenal sepanjang masa.

"Rekor-rekor Henry membuktikan kualitasnya yang luar biasa. Saya telah memainkan beberapa pertandingan dan tak pernah mencetak 100 gol, bahkan di stadion yang berbeda," ujar Manajer Arsenal Arsene Wenger.

Gol Henry ke gawang Brad Friedel mencatatkan namanya sebagai pemain pertama yang mengukir 100 gol pada Liga Primer di semua stadion di Inggris yang pernah dia jejaki. Namun Highbury merupakan tempat khusus dalam kariernya.

"Highbury adalah taman Henry dan dia betul-betul merasa nyaman di sini. Anda tahu, begitu dia menjejakkan kakinya di stadion ini, maka dia akan mencetak gol," tambah Wenger, pelatih yang memboyong Henry dari Juventus pada 1999.

Rekor yang diukir Henry memang bukan yang pertama buat penyerang berusia 28 tahun ini. Setelah mematahkan rekor Ian Wright (185 gol), kini dia merupakan top scorer Arsenal dengan torehan 192 gol.

Henry semakin dekat untuk mencetak rekor lagi. Cliff Bastin menyandang rekor dengan mengukir 150 gol di Liga Primer, sedangkan Henry masih mengumpulkan 145 gol.

Tak Pernah Absen

Sementara itu, Frank Lampard, pemain tengah Chelsea, membuktikan dirinya sebagai pemain yang paling sering tampil di Liga Primer. Dia melakoni partai ke-161 dalam kariernya ketika klubnya mengalahkan Portsmouth 2-0, Minggu dini hari WIB kemarin.

Dengan penampilannya melawan Portsmouth itu, Lampard memainkan pertandingan liga untuk kali ke-160 berturut-turut. Pencapaiannya itu melampaui rekor 159 partai milik kiper David James pada saat memperkuat Liverpool. James kini membela Manchester City.

Lampard membuktikan bakat dan staminanya memang luar biasa. Bayangkan, dia tak pernah absen sejak 31 Oktober 2001.

Tunangan Ellen Rives ini membuktikan kalau dia juga pemain sportif karena jarang mendapatkan kartu kuning. Tak ada pelatih Chelsea yang tidak gembira memiliki pemain seefektif Lampard.

Mengingat usianya baru 27 tahun, Lampard masih bisa memperpanjang rekornya. Apalagi hingga saat ini performanya semakin oke. Torehan 11 gol membuktikan dia tak hanya piawai di lini tengah, tapi juga mampu mencetak gol. (rtr,A7,dtc-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA