| Senin, 28 Nopember 2005 | NASIONAL |
Aneka WartaBantuan Perumahan Korban TsunamiJAKARTA - Bulan Sabit Merah Kuwait (KRCS) siap memberikan bantuan pembangunan perkampungan perumahan bagi korban tsunami. Bantuan itu kelanjutan dari pemberian 55 alat berat dan sepuluh truk untuk pembangunan jalan serta proyek penyulingan air di Uleuleu, kawasan pinggiran Kota Banda Aceh, dengan kapasitas 300 m3. ''Kami berada di Aceh 17 November lalu untuk meninjau berbagai bantuan yang diberikan masyarakat dan pemerintah Kuwait, yang direalisasi Februari lalu. Kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk melihat kebutuhan-kebutuhan lain yang diperlukan masyarakat Aceh,'' kata Barjes al Barjes, dari KRCS, di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, rombongan KRCS dan Kedutaan Kuwait juga bertemu Ketua Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, Kuntoro Mangkusoebroto, di Banda Aceh. ''Kami membicarakan proyek perkampungan rumah. Pak Kuntoro memberi penghargaan setinggi-tingginya pada Bulan Sabit Merah dan Pemerintah Kuwait, atas perhatian dan bantuannya,'' jelasnya. (wa-60h) Orangutan Lahir di TSI PrigenMALANG-Pasangan orangutan Bogel dan Beny menambah daya tarik Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen. Akhir pekan lalu, pasangan itu memiliki bayi jantan seberat 3 kg. Kelahiran orangutan itu untuk kali kedua bagi Bogel, induk orangutan. Hingga kini, TSI Prigen memiliki 30 ekor orangutan. Frans Manansang, Direktur TSI, berharap kepada para pecinta dan penyayang satwa ada yang tergerak hatinya untuk menjadi ''orang tua asuh'' bayi orangutan jantan yang belum mempunyai nama tersebut.(jo-60) Dijajaki, Perawat Bergaji Rp 41 JutaJAKARTA- Rektor Stikes Binawan, Prof Dr Azrul Azwar MPA menyatakan, saat ini pihaknya tengah menjajaki peluang kerja tenaga perawat di Inggris dan AS dengan gaji antara 3.400 - 4.100 dolar AS (sekitar Rp 34 juta - Rp 41 juta) per bulan. Muharso, Direktur Pengembangan SDM Depkes, mengakui saat ini permintaan tenaga perawat di seluruh dunia setiap tahunnya mencapai 900 ribu. Indonesia sendiri belum bisa berbuat banyak karena kualitas lulusannya belum seperti yang diharapkan. Stikes Binawan saat ini memiliki program penerimaan lulusan dari SMU, lulusan D3 keperawatan, dan tahun 2006 akan menerima sarjana keperawatan untuk mendapatkan gelar BN dan RN sehingga akan mendapatkan pengakuan untuk bekerja di Australia dan sejumlah negara lain.(wa-60) |