logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 MURIA
Line

Pemuda Sumber Sesalkan Kodim

REMBANG - Gunanto, tokoh pemuda Kecamatan Sumber menyesalkan pernyataan pihak Kodim 0720 Rembang yang mengawasi syiar agama yang dilakukan oleh tujuh orang dari Jakarta di tiga desa di wilayah itu. Kepada Suara Merdeka kemarin, Gunanto yang mewakili kelompok pemuda dari Sumber tersebut mengatakan, syiar agama yang dilakukan oleh tujuh orang tersebut tidak bisa dipandang sebagai ajaran sesat. "Kami melihat syiar yang mereka lakukan juga tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Masyarakat juga tidak mengeluh dengan adanya syiar yang mereka lakukan," kata Gunanto.

Dia menjelaskan bahwa syiar agama tersebut juga telah lama berlalu. Dia mengatakan, syiar itu dilangsungkan sekitar tiga bulan yang lalu. "Jadi, syiar yang mereka lakukan sudah lama sekali. Mereka saat ini sudah tidak ada lagi di Sumber," terangnya.

Gunanto menambahkan, ketujuh orang tersebut memang datang dari Jakarta. Mereka melakukan syiar keliling daerah dengan jalan kaki dan berkunjung ke mushala-mushala. "Mereka cukup santun dalam menjalankan syiarnya. Masyarakat juga menerima mereka dengan baik," tuturnya.

Seperti diberitakan, beberapa hari yang lalu Kodim 0720 Rembang menyatakan mengawasi secara aktif syiar yang dilakukan oleh tujuh orang dari Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Syiar tersebut ditakutkan menjadi sebuah upaya bagi teroris untuk mensurvei lokasi tempat aman untuk bersembunyi. Syiar menurut Kodim, diindikasikan dilakukan di Desa Krikilan, Lohgung dan Jatiadi, Kecamatan Sumber. (moe-15d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA