logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 MURIA
Line

Dua Calon Haji Meninggal

PATI - Dua dari 1.084 pendaftar calon haji Kabupaten Pati gagal berangkat ke Tanah Suci karena meninggal. Kedua orang tersebut adalah Ny Sukini asal Gembong yang semula tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 74.

Untuk kloter tersebut, ujar Kepala Depag Kabupaten Pati Drs H Dahwan Hadi pada latihan manasik terakhir di halaman Stadion Joyo Kusumo, Sabtu (26/11), dijadwalkan akan berangkat meninggalkan Pati menuju ke embarkasi Donohudan, Boyolali, Jumat (30/12) pukul 11.00. Dalam kloter yang sama juga terdapat jamaah anggota kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) Pati, antara lain Al Khidmah 141 orang, As-Salam 55 orang, An-Nur 46 orang, Zam-zam 52 orang, dan PD Muhammadiyah 18 orang. Selain itu, tercatat non-KBIH 7 orang.

Calon haji lainnya yang meninggal sebelum berangkat adalah Nurhadi asal Margoyoso yang tergabung dalam kloter 75. Kloter ini akan berangkat meninggalkan Pati, Jumat (30/12) pukul 14.00 atau tiga jam setelah kloter 74. Tergabung dalam kloter ini calon jamaah haji asal Kecamatan Tambakromo (24 orang), Gabus (96), Winong (57), Pucakwangi (26), Kayen (49), Margorejo (6), dan Margoyoso (62 orang).

Karena dari wilayah kecamatan yang disebut terakhir seorang calo haji meninggal akhirnya menjadi berkurang. ''Sebab begitu suaminya meninggal, istrinya, Ny Mahmudah, yang semula hendak berangkat bersama juga membatalkan diri,'' tuturnya.

Mutasi

Sesuai dengan data terakhir menjelang keberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Pati juga terjadi mutasi, yaitu ke Kudus (2 orang), Sragen (1), dan ke Kota Semarang (5 orang). Dan, masuk dari Kabupaten Jepara (2 orang).

Jamaah sebanyak itu terbagi dalam empat kloter. Selain kloter 74, 75, juga 76 dan 79. Untuk kloter 76 akan diberangkatkan dari Pati, Sabtu (31/12) pukul 05.00, yaitu dari kelompok Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Juwana 138 orang.

Selebihnya, dalam kelompok itu bergabung jamaah asal Kecamatan Wedarijaksa (42 orang), Tayu (102), dan Trangkil (38 orang). Sisanya, tergabung dalam kloter 79 yang akan berangkat pada hari itu tetapi pada pukul 12.00.

Dalam kloter 79 tersebut akan bergabung jamaah dari Kecamatan Dukuhseti 40 orang, Tlogowungu (30 orang), dan Sukolilo (47 orang). ''Mereka adalah kelompok jamaah terakhir yang akan meninggalkan Pati sebelum pergantian tahun.'' (ad-17j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA