logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 MURIA
Line

Petani Butuh Investor untuk Penerapan Teknologi

JEPARA - Kelompok tani menyambut positif pemerintah mengenalkan dan mengujicobakan teknologi pertanian untuk mendongkrak hasil produksi. Namun melambungnya biaya produksi pertanian akhir-akhir ini sebagai dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) telah membuat petani berpikir untuk menggandeng investor untuk menggarap sawah dengan aplikasi teknologi.

Ketua Kelompok Tani Barokah Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, H Sholihin, mengemukakan hal itu karena menilai penerapan teknologi pertanian akan sulit dilakukan petani. ''Saat biaya produksi menjadi keluhan para petani, tidak mungkin petani akan menerapkan teknologi pertanian. Biaya untuk penerapan teknologi di luar kemampuan petani,'' katanya.

Ia tidak memungkiri, ada petani-petani dengan modal cukup di Jepara yang bisa berdikari untuk mengolah lahan pertaniannya dengan menggunakan teknologi yang mahal sekalipun. Namun petani kategori itu jumlahnya jauh lebih sedikit.

''Kebanyakan petani Jepara adalah petani kecil dengan modal pas-pasan,'' ujarnya. Pelatihan-pelatihan dan penyuluhan-penyuluhan yang diberikan kepada petani atau kelompok tani oleh tim penyuluh pemerintah tak bisa sepenuhnya ''ditaati'', ketika kenyataannya petani tak mampu membiayainya.

Untuk menjawab persoalan itu, lanjutnya, kini saatnya Pemkab membantu petani bagaimana menggandeng investor ataupun penyewa lahan pertanian untuk bekerja sama dengan petani. ''Investor atau penyewa lahan tahu teknologinya, sementara itu petani pemilik lahan bisa menjadi penggarap atau tidak sama sekali,'' katanya.

Sementara itu, H Ahmad Thohir, ketua Kelompok Tani Margo Rahayu, Desa Sidigede, Kecamatan Welahan mengatakan, meskipun pada awalnya petani susah diajak untuk menerima perubahan, jika telah dibuktikan dengan langkah nyata dan hasil nyata, petani itu akan mudah menerima perubahan tersebut. (H15-15n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA