logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 SEMARANG
Line

Kader PKS Diminta Lebih Peka

SEMARANG - Para kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta untuk memperkuat jiwa dan mempertajam kesadaran, sehingga bisa peka terhadap berbagai hal yang terjadi di masyarakat.

Hal ini disampaikan Ustad Anwar Nasihin Lc, saat menyampaikan taujih (ceramah) pada kegiatan halalbihalal dan tablig akbar DPD PKS Kota Semarang di Gedung Serbaguna Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jumat (27/11). Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Semarang Mahfudz Ali, pengurus DPW PKS Jateng, DPD PKS Kota Semarang, serta ratusan kader dan simpatisan partai itu.

''Jangan sampai kita terlena oleh hal-hal yang terlihat sepele. Seperti disampaikan seorang ulama Said bin Salam Almaghribi, takwa adalah berhenti pada batas larangan, tidak suka menyepelekan sesuatu, dan tidak melampaui batas,'' ujar Anwar yang juga staf Departemen Dakwah DPP PKS.

Dia juga menguraikan kisah jiwa cekung dan cembung pada diri manusia. Seperti sebuah cermin, jiwa setiap manusia memiliki tabiat cekung dan cembung. Tabiat cekung ialah sisi jiwa yang selalu melihat segala hal sebagai sesuatu yang kecil, sepele, remeh, dan bahkan menjadi semacam liliput tak berguna.

Sementara itu, tabiat cembung adalah sisi jiwa yang memandang berbagai hal dalam perspektif kebesaran dan pembesaran. ''Tanpa pengelolaan yang cermat, baik jiwa cekung maupun cembung, berpotensi menimbulkan kerusakan,'' katanya.

Jiwa cekung yang cenderung menyepelekan bisa dikelola sebagai upaya menjaga agar diri tidak putus asa. Pada saat yang sama, jiwa cembung yang bersifat membesarkan akan bermanfaat kalau dimaksudkan sebagai alat menyemangati diri, membesarkan harapan, dan mempertinggi cita-cita.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum DPD PKS Kota Semarang Ir H Johan Rifai menyampaikan tentang kedalaman makna kebersamaan dan keikhlasan memberikan maaf. Dijelaskannya, ruh Ramadan hendaknya terus dibawa pada bulan-bulan sesudahnya. ''Seperti kata Umar ibn Khattab, orang yang fitri bukanlah yang mengenakan pakaian serbabaru saat hari raya, melainkan yang bertambah taatnya pada Allah,'' tandasnya. (H9-18v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA