| Senin, 28 Nopember 2005 | SEMARANG |
2.570 Calon Haji DilepasSEMARANG - Pada musim haji 2006, Kota Semarang memberangkatkan 2.570 calon jamaah haji ke Tanah Suci. Mereka berasal dari 16 kecamatan se-Kota Semarang. Kecamatan Pedurungan tercatat mengirimkan calon jamaah haji terbanyak, yakni berjumlah 560 orang. Calon jamaah haji paling sedikit berasal dari Kecamatan Mijen, sejumlah 21 orang. Minggu (27/11) kemarin, mereka dilepas oleh Wakil Wali Kota Mahfudz Ali di halaman Masjid Agung Jateng (MAJ) Jl Gajahraya. Pelepasan itu ditandai dengan pemakaian seragam oleh Wakil Wali Kota kepada para perwakilan calon haji. Sebelumnya, mereka mengikuti simulasi pelaksanaan haji, mulai dari sai, melempar jumrah, hingga wukuf di Padang Arafah. Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Kota Semarang Drs H Satori menjelaskan, sebelumnya para calon jamaah haji telah mengikuti bimbingan manasik sebanyak delapan kali, mulai 26 Juni lalu. Bimbingan manasik itu dilakukan secara terpisah di 12 masjid, yakni Masjid Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) Kalibanteng (belakang Museum Ronggowarsito), Masjid Pertamina Jl Thamrin, Masjid Polda Jateng Jl Pahlawan, Masjid Perhutani Jateng Jl Pahlawan, Masjid Alfurqon Jl Kusumawardani (belakang Kajati Jateng), dan Masjid YAMP Undip Jl Admodirono. Selain itu, manasik juga dilakukan di Masjid Attaqwa Kantor Gubernur Jateng, Masjid Almuawwanah Perhutani Jl dr Cipto, Masjid Al-Ikhlas Jl Slamet Riyadi, Masjid Madyo Mangunkarso Jl Wolter Monginsidi, Masjid Islamic Centre Jl Abdul Rahman Saleh Manyaran, dan Masjid Baitul Hikmah Kanwil Depag Jateng. Terbanyak ''Perlu diketahui, calon jamaah haji dari Kota Semarang merupakan yang terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lain di Jateng. Anda semua telah terpilih menjadi tamu Allah. Kami berharap, calon jamaah haji asal Semarang bisa menjadi tamu yang baik selama berada di Tanah Suci,'' tambahnya. Fenadia Nastiya Nayasista binti Sudartono (7), warga Jl Bukit Teratai Tembalang, tercatat sebagai calon jamaah haji termuda dari Kota Semarang. Sementara itu, calon jamaah haji tertua berusia 86 tahun, yakni Ngatimah binti Munajat, warga Jl Borobudur Utara Raya. Satori memaparkan, dari calon jamaah haji yang sempat mendaftar, 55 di antaranya batal berangkat ke Tanah Suci dengan berbagai alasan. Sejumlah 45 calon jamaah haji batal tabungan dan 10 lainnya batal lunas. Mereka yang telah melunasi tabungan namun batal berangkat karena sakit, hamil, dinas, meninggal dunia, atau dalam masa idah karena suaminya meninggal. Mawardi SAg, salah seorang petugas haji menjelaskan, jamaah haji kota Semarang akan diberangkatkan dalam delapan kelompok terbang (kloter). Rencananya, kloter I sejumlah 322 orang akan berangkat dari halaman Balai Kota Jl Pemuda 148, 7 Desember mendatang. ''Kloter terakhir dari Semarang, yakni kloter 86 akan diberangkatkan pada 3 Januari tahun depan, dari Masjid Agung Jateng,'' tandasnya. (H9-18v) |