logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Eks Jaksa Agung AS Bela Saddam

BAGDAD - Saddam Hussein akan disidangkan kembali Senin ini atas tuduhan pembunuhan terhadap 148 warga Syiah Irak pada 1982. Bekas orang kuat Irak itu juga akan menghadapi banyak tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Jika dalam tuduhan pertama terbukti dan jika hukuman itu dijatuhkan, dia akan menghadapi hukuman mati yaitu digantung.

Tim pembela Saddam akan diperkuat oleh pengacara-pengacara internasional. Mantan jaksa agung Amerika Serikat Ramsey Clark dan seorang eks menteri kehakiman Qatar sedang terbang ke Bagdad untuk bergabung dengan tim pembela Saddam.

Clark dan Najeeb al-Nauimi dari Qatar mengatakan, mereka akan bergabung dalam tim pengcara Khalil Dulaimi untuk persidangan Senin ini.

"Kami akan langsung ke pengadilan Bagdad Senin pagi ini untuk memperkuat tim pembela. Persidangan yang adil dan jujur dalam kasus ini mutlak diperlukan untuk mengungkapkan kebenaran," kata Clark.

Kejahatan yang dituduh dilakukan oleh Saddam adalah pembunuhan dengan serangan gas beracun terhadap warga Kurdi di Halabja, Irak utara. Lebih dari 5.000 orang tewas di Halabja pada 16 Maret 1988 dan bahkan korban yang selamat masih menderita akibat serangan itu.(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA