logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Nopember 2005 EKONOMI
Line

Tahun Ini Honda Pasarkan 50.000 Unit

PEKALONGAN-Tren penjualan mobil Honda di Indonesia cenderung terus meningkat. Bahkan tahun ini-sampai Oktober 2005- dalam kondisi ekonomi serba sulit, Honda masih mampu menjual lebih dari 50.000 unit. ''Sampai akhir tahun ini, diperkirakan jumlah itu masih akan bertambah,'' kata General Manager Marketing Division PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy kepada Suara Merdeka usai grand opening Honda Pekalongan Motor di Jalan Dr Sutomo Pekalongan, Sabtu lalu.

Pembukaan resmi showroom itu dilakukan Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor, Kenji Otaka yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan untaian bunga melati, dan peninjauan ke showroom dan ruangan servis.

Jonfis menambahkan, dengan volume penjualan itu, berarti pemasaran meningkat dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2004 misalnya, produk Honda hanya terjual 46.000 unit. Melihat kondisi ekonomi yang belum menentu pada tahun ini, maka kenaikan seperti itu sudah membanggakan. Karenanya, dia memperkirakan dalam tahun 2006 Honda juga masih bisa meningkatkan penjualan. ''Bagi kami, tidak mengenal pemasaran menurun. Kami selalu manargetkan meningkat terus setiap tahun,'' ujarnya.

Meski demikian, dia memperkirakan pada kuartal pertama 2006, penjualan akan menurun sekitar 20 persen. Itu disebabkan kondisi ekonomi belum menentu setelah Pemerintah menaikkan harga BBM. Selain itu nilai tukar rupiah terus terhadap dolar terus turun, dibarengi tingginya angka inflasi.

Namun penurunan itu akan bisa dikejar pada kuartal kedua dan ketiga, sehingga pemasaran mobil Honda meningkat tahun depan.

Didampingi Direktur Honda Pekalongan Motor, Willyanto SE, Jonfis mengemukakan target peningkatan penjualan itu didasarkan pada produk Honda yang kualitasnya sangat baik. Karenanya , tidak heran jika harga purna jual Honda masih lebih tinggi dibanding merek lain.

Selain itu, dalam upaya pelayanan kepada customer, Honda juga telah mendirikan dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. ''Sampai kini, sudah ada 67 dealer Honda yang selalu melayani pelanggan, baik dalam pembelian mobil maupun servis,'' katanya.

Jadi Percontohan

Dia juga memuji kreativitas Willyanto yang menyatakan membuka selama 24 jam dalam pelayanan servis kepada pelanggannya. Bahkan sanggup melayani di rumah pelanggan. ''Ini menjadi percontohan di Indonesia, sehingga model pelayanan seperti itu akan dikembangkan di dealer lain,'' tegasnya.

Untuk pelayanan di rumah, Willyanto menjamin biayanya masih terjangkau (bukan tidak terjangkau seperti diberitakan di SM 25/11-red).

Kenji Otaka dalam sambutannya mengatakan, otomotif adalah bisnis yang dijalankan selama 24 jam yang berarti harus dijalankan penuh dedikasi dan komitmen dalam kegiatannya sehari-hari.

''Setelah menyaksikan fasilitas baru di Honda Pekalongan Motor, saya percaya dealer ini sebagai dealer resmi Honda. Bahkan dealer ini juga menunjukkan komitmen kuat untuk melayani pelanggan secara maksimal,'' tegasnya.

Menurut dia, Honda kini telah menjadi salah satu perusahaan besar dan dinamis dalam era industri otomotif, baik dalam dunia internasional maupun di Indonesia. Karena itu, dia mengharapkan agar tim manajemen dapat bergerak dinamis seiring meningkatnya tuntutan serta permintaan pelanggan, khususnya di Pekalongan dan sekitarnya. (A15-33


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA