| Sabtu, 26 Nopember 2005 | SEMARANG |
Los Daging Pasar Projo MemprihatinkanUNGARAN - Belum tersedianya fasilitas los daging di Pasar Projo Ambarawa, menjadi perhatian Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Semarang The Hok Hiong. Menurut dia, setelah meninjau pasar itu Kamis (24/11), didapati los daging di pasar tersebut belum memenuhi syarat. "Ketika saya datang, kok jorok sekali. Bau kiosnya juga minta ampun, selokan pembuangan tidak lancar, airnya juga keruh dan bau," kata anggota Komisi B DPRD Kabupaten Semarang itu. Dikatakan, melihat kondisi itu dirinya langsung menghubungi Dinas Peternakan agar berkoordinasi dengan Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) agar memperbaiki fasilitas tempat penjualan daging tersebut. Masalahnya, lanjut dia, fasilitas air khusus untuk lokasi los daging yang terletak di lantai II itu belum ada. Yang ada adalah fasilitas air di pasar lantai I. Sebelum para pedagang daging diminta pindah ke atas (lantai II), dijanjikan fasilitas air dan sebagainya tersedia, agar pembeli juga ramai. Namun kenyataannya, ketika dia meninjau, tidak demikian. Para pedagang, ketika dia tanya, sebenarnya juga banyak yang mengeluh, tetapi tidak ada yang mau terus terang dalam menyampaikan keluhan. Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Bambang Sutrisno menyampaikan, pihaknya telah meninjau pasar tersebut setelah mendapat laporan dari Hok Hiong, Kamis (24/11). Hasilnya, apa yang disampaikan ternyata benar. Kepala DPKD Rochani Abdullah belum dapat dimintai keterangan. Dihubungi di ruang kerjanya, tidak ada di tempat. Telepon genggamnya juga tidak aktif. (yas-51d) |