| Sabtu, 26 Nopember 2005 | SEMARANG |
Jangan Mudah Terkena Isu GaibDI tengah keyakinan sejumlah warga dari berbagai desa di Demak tentang hantu cekik, KH Maskuri Abdillah menegaskan tidak benar ada hantu cekik. Keberadaan hantu tersebut hanyalah isu oleh orang tak bertanggung jawab untuk meresahkan masyarakat. Karenanya tidak perlu dipercaya. Menurut pengasuh pondok pesantren Raudlatul Jannah, Wedung ini, isu itu sengaja diembuskan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Demak dan daerah lain dalam keadaan kondusif. Karenanya, masyarakat tidak perlu terlalu cemas dan khawatir, apalagi menyikapinya secara berlebihan. "Kembalikan semua kepada Allah SWT. Yakinkan diri dan mantaplah bahwa tidak benar ada makhluk gaib yang dikatakan sebagai hantu cekik," tutur kiai yang memiliki ratusan santri ini. Isu seperti itu, lanjut dia, sudah berulang kali digelindingkan ke masyarakat. Anehnya, masyarakat selalu meyakini kebenarannya. Padahal, setiap muncul isu itu selalu berakhir dengan sendirinya. Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada para kiai, ulama dan aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa untuk bersama-sama meredakan kekhawatiran masyarakat. Sebab, isu santer hantu membuat sebagian besar masyarakat Demak tidak berani tidur di atas kasur, sehingga mereka memilih tidur di lantai. Sementara sebagian besar kaum pria, mereka tidur di luar rumah untuk berjaga. "Sebaiknya para kiai dan kepala desa berkeliling ke desanya, dan menyampaikan kepada warganya bahwa tidak ada hantu cekik. Katakan pula bahwa setiap desa sudah dipagari dengan doa. Imbau mereka untuk meningkatkan keimanannya kepada Allah," ujar kiai yang aktif di organisasi PC NU Demak ini. (Hasan Hamid-51d) |