logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 26 Nopember 2005 SEMARANG
Line

Dikira Hantu Cekik, Orang Gila Nyaris Dikeroyok

GROBOGAN - Isu hantu cekik yang dikabarkan gentayangan setiap malam meresahkan sebagian warga Kecamatan Gubug, Tegowanu, dan Tanggungharjo. Karena itu, warga di tiga daerah kecamatan tersebut menggiatkan ronda atau berjaga pada malam hari. Ketika itu, orang gila nyaris menjadi korban massa karena diduga sebagai hantu cekik. Peristiwa menegangkan itu tejadi di Desa Mlilir, Kecamatan Gubug.

"Di Desa Mlilir ada orang gila yang nyaris dihajar massa karena diduga sebagai hantu cekik. Isu hantu cekik sudah mulai menghantui warga Gubug," kata Zaenal (36), warga Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, kemarin.

Dalam menangkal hantu cekik, kata Zaenal, beberapa warga memasang beras kuning, pring gading (bambu), dan tulisan rajah di atas pintu rumahnya. Dengan memasang itu mereka percayai dapat menangkal gangguan gaib. "Sekarang ini, suasananya terasa kurang nyaman. Ibu-ibu dan anak-anak takut di dalam rumah sendirian," ujar dia.

Arifin (35), warga Gubug mengatakan, isu hantu cekik juga membuat resah sebagian warga Kecamatan Tegowanu. Semalam, beberapa warga di daerah kecamatan itu berjaga-jaga di pinggir jalan. "Sebenarnya sih tidak ada apa-apa, tetapi mendengar nama hantu cekik, kok bulu kuduk ku jadi merinding," tutur lelaki bertubuh kecil itu.

Hal senada diungkapkan Afrosin (31), warga Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo. Menurutnya, kabar tentang hantu cekik tersebut juga membuat gelisah warga di desanya. "Sebab, daerah kami berbatasan dengan Kabupaten Demak dan Semarang yang keduanya dikabarkan sudah jadi sasaran hantu itu," ujarnya.

Kapolres Grobogan AKBP Bedjo Sulaksono didampingi Kapolsek Gubug AKP Naryo AS mengimbau masyarakat di daerahnya agar tidak terpengaruh dengan munculnya isu hantu cekik. Kendati demikian, dia menganjurkan supaya menggiatkan pos kamling di setiap RT.

"Jangan sampai isu tidak jelas tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," katanya. (H3-51d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA