logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 23 Nopember 2005 PANTURA
Line

Kakandepag Janji Tindak Tegas Pelaku Pungli Jamaah Haji

KAJEN- Kepala Kantor Depag Kabupaten Pekalongan H Masduki membantah ada oknum di instansinya yang menarik pungutan liar (pungli) terhadap jamaah haji.

Dia mengaku kaget dengan salah satu SMS yang dimuat dalam rubrik Kepriben di harian ini. SMS tersebut berbunyi, ''Pak Amat Antono (Bupati Pekalongan-Red), tolong hentikan pungli kepada jamaah calon haji oleh oknum Depag. Matur nuwun''.

Dia meminta kepada pengirim SMS untuk melaporkan jika benar ada oknum Depag yang memungli. ''Jika benar ada yang terlibat pungli, akan saya tindak tegas,'' tandasnya.

Selain biaya pemberangkatan dan pemulangan ibadah haji, jamaah haji hanya dipungut iuran Rp 250.000/orang. ''Itu bukan pungli, melainkan iuran resmi untuk biaya pemberangkatan jamaah dari Kabupaten Pekalongan ke bandara. Jumlah itu bahkan yang terkecil di Jateng. Jamaah masih memperoleh pakaian,'' paparnya.

Panitia pemberangkatan jamaah bukan hanya beranggotakan staf Depag, melainkan juga dari unsur eksekutif dan legislatif. Panitia yang menarik iuran terdiri atas unsur Pemkab, DPRD, dan Depag.

Jamaah haji yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 696 orang. Mereka akan berangkat tanggal 13 dan 14 Desember melalui kloter 19, 20, dan 22 . ''Untuk pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, 2.700 dolar Amerika,'' tuturnya. (G16-54s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA