| Rabu, 23 Nopember 2005 | PANTURA |
Komisi C DPRD Sidak 27 Proyek Tak Tepat WaktuSLAWI - Komisi C DPRD Kabupaten Tegal menengarai, 27 item proyek yang dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun ini tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Dugaan tersebut menyembul ke permukaan, setelah komisi yang membidangi pembangunan itu menjumpai di lapangan - dan juga menerima masukan - banyak pekerjaan proyek yang baru mencapai 60 persen. Bahkan menurut Ketua Komisi C Sofiyudin SAg MPd, sejumlah proyek di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) daerah itu senilai Rp 4,3 miliar lebih dikerjakan secara ''angin-anginan''. Maksud dia, pekerjaan proyek baru mendekati 60 persen, namun dihentikan oleh kontraktor. Beberapa pekan kemudian, pekerjakan diteruskan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan komisi tersebut, pekerjaan ''angin-anginan'' itu terjadi akibat meningkatnya harga bahan-bahan baku proyek. ''Proyek di luar APBD Perubahan juga ada yang belum selesai dikerjakan. Kenaikan harga BBM, seperti minyak tanah, premium, dan solar, kelihatannya mendorong kenaikan harga bahan baku pembangunan proyek fisik,'' kata Sofiyudin, yang juga anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB). Lakukan Sidak Beberapa hari lalu, Komisi C melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek yang ditengarai bakal tidak selesai sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Pihaknya juga mengundang sejumlah kontraktor dan petugas DPU untuk menjelaskan ikhwal proyek yang tengah dikerjakan. Kemudian, mempertanyakan apakah proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal. Yang paling mendapat sorotan adalah proyek saluran suplesi di Kali Pah dan proyek bantuan provinsi di Mejasem, Kecamatan Kramat. Di kecamatan itu, komisi tersebut juga meninjau pembangunan jalan dan jembatan menuju SMP Negeri 2. ''Kami banyak menemukan pekerjaan proyek yang harus disempurnakan. Selain itu, papan nama proyek banyak tidak dipasang. Kontraktor kami tegur dan diminta segera memasang papan nama,'' tambah Sofiyudin. Secara terpisah, Ir Tonjo Haryo - yang mewakili Kepala DPU Ir Agus Sunarto MM - mengatakan beberapa kontraktor yang melaksanakan pekerjaan proyek fisik instansinya sudah berjanji menyelesaikan pekerjaan pada 20 Desember mendatang. ''Proyek pelebaran Jalan Dua sepanjang 4,5 km dipastikan selesai pada pekan pertama bulan depan. Karena, tinggal menghaluskan aspal di sisi kiri kanan jalan. Desember bisa selesai,'' katanya.(D12-58) |