| Rabu, 23 Nopember 2005 | NASIONAL |
Leslie: Saya Bukan Muslimah PalsuJAKARTA-Model Australia, Michelle Leslie alias Lee, telah tiba di Sydney, Selasa (22/11). Keislamannya menjadi isu menarik begitu dia lepas dari penjara di Bali. Namun dia menegaskan, benar-benar seorang muslimah, meskipun kini sudah menanggalkan kerudung, apalagi burqanya. "Agama dan kepercayaan adalah hal yang sangat pribadi baginya," kata jubir Michelle, Sean Mulcahy, seperti dilansir The Australian edisi kemarin. "Bila Michelle telah menyakiti hati banyak orang, dia minta maaf," sambungnya. Seperti diberitakan, Michelle resmi keluar dari masa hukuman 3 bulan pada Sabtu (19/11). Tidak seperti saat dia menghadiri sidang yang sempat mengenakan burqa--lain hari mengenakan kerudung--ketika meninggalkan selnya Lee mengenakan tank top dan bercelana jins. Penampilan terbarunya yang "kembali ke selera asal" mendapat kritikan komunitas muslim Australia. Mereka menuduh penampilan muslim gadis cantik itu hanya akal-akalan, sebagai upaya menarik simpati. Namun Ketua Asosiasi Persahabatan Islam Australia, Keysar Trad, menekankan bahwa banyak perempuan muslim yang menjadi model, juga penari, dan dia memuji Michelle karena telah mengadopsi ajaran Islam. "Kadangkala membutuhkan waktu bagi orang-orang untuk menjadi penganut yang taat," jelasnya. Bebasnya Lee dari penjara di-sambut gembira oleh Perdana Menteri Australia John Howard. Namun pemimpin Negeri Kanguru itu juga mengingatkan Lee untuk tidak menjual ceritanya selama tiga bulan mendekam dalam penjara di Bali. "Banyak warga Australia, termasuk saya, yakin bahwa dia tidak seharusnya mengambil keuntungan dari kisahnya. Jika kalian ingin opini saya, itu opini saya," ujar Howard kepada wartawan di Islamabad, Pakistan, dalam kunjungan kenegaraan selama tiga hari. Howard mengingatkan, jika Lee sampai mengkritik otoritas Indonesia, maka model itu bisa membahayakan kasus warga Australia lainnya yang sedang menghadapi tuntutan atas narkoba di Bali. Diketahui, sedikitnya 11 warga Australia, termasuk ratu mariyuana Schapelle Leigh Corby dan 9 orang lainnya, saat ini ditahan di penjara Indonesia atas kasus narkoba. Ditegaskan Howard, banyak warga Australia yang meminta pemerintah dan rakyat Indonesia untuk sensitif akan keprihatinan masyarakat Australia mengenai nasib warganya yang diadili di Indonesia. "Saya pikir harus ada timbal-balik di sini, dan saya kira timbal-balik itu adalah kita juga harus punya sensitivitas terhadap posisi Indonesia," tandas Howard seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (22/11). Sebelumnya Menteri Kehakiman Australia Chris Ellison juga telah mengingatkan Leslie untuk mempertimbangkan dengan cermat sebelum menjual kisahnya kepada media. Peringatan senada disampaikan mantan hakim Australia Marcus Einfeld. Model spesialis underwear itu diingatkan untuk tidak banyak bicara, apalagi sampai mempermalukan otoritas Indonesia. Jika itu dilakukan, maka warga Australia lainnya yang terjerat masalah hukum di Indonesia akan sangat menderita. (dtc-60t) |