| Selasa, 22 Nopember 2005 | SALA |
Bunga Bangkai di Pekarangan RumahSUKOHARJO - Di kampung Dusun Krapyak RT 1 RW 7 Pucangan, Kartasura, tepatnya di halaman rumah Muljadi (67), kini tumbuh bunga bangkai. Bunga tersebut kerap mengeluarkan bau busuk yang menyengat, apalagi pada malam hari. Bunga yang tumbuh di halaman rumah pensiunan Kopassus tersebut berkembang tidak hanya satu batang. Namun dalam beberapa bulan terakhir tumbuh tiga batang. ''Ada dua batang bunga bangkai yang saya pangkas karena mengganggu warga sekeliling,'' jelas Muljadi, kemarin. Dia mengetahui di pekarangannya tumbuh bunga bangkai justru dari tetangga sekitar. ''Pada malam hari, bunga yang tumbuh secara alami itu mengeluarkan bau bangkai,'' jelas dia menirukan keluhan warga yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Untuk menghindari bau menyengat tersebut, dia sengaja memangkas dua bunga bangkai yang ada di depan rumahnya sebelah selatan dan yang tumbuh di belakang rumahnya. Hingga kemarin, masih ada satu batang bunga bangkai yang tumbuh subur. Bunga yang masih dibiarkan itu tubuh setinggi 45 cm dan panjang daunnya 38 cm. Adapun salah satu bunga bangkai yang dipotong kini masih disimpan. Kadang-kadang bunga yang telah dicabut dari akarnya masih tetap mengeluarkan bau yang kurang sedap. Tidak diketahui persis tumbuhnya bunga tersebut karena Muljadi tidak merasa menanam benih. ''Tanaman itu tiba-tiba tumbuh dengan sendirinya dan berkembang cukup cepat,'' paparnya. Hanya dalam sepekan, satu batang bunga bangkai di sebelah utara rumah dibiarkan tumbuh dan berkembang hingga setinggi 45 cm. Dia tidak berniat memangkas habis bunga bangkai yang tumbuh di halaman rumahnya itu. (G11-55n) |