logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Dua Mantan Pemain PSM Dinego

JEPARA- Dua mantan pemain PSM Makassar, Budiman Buswir (kiper) dan Mugianto (gelandang bertahan) mulai didekati oleh menajamen klub. Dua hari sebelumnya, mantan striker Persekaba Badung, Yahya Sossomar, resmi bergabung setelah mencapai kata sepakat mengenai gaji dan nilai kontrak bersama Persijap Jepara.

"Setelah negosiasi dengan Yahya berakhir, besok (Selasa ini-red) kami akan melakukan negosiasi awal dengan kedua mantan pemain PSM. Kami berharap proses negosiasi tidak sampai berlarut," kata manajer Persijap, Setiyono sore kemarin.

Setiyono menginformasikan, dalam rapat bersama PSSI kemarin, diperoleh keputusan bahwa kompetisi akan bergulir mulai 14 Januari, atau mundur sepekan dari rencana semula. "Karena itu negosiasi terhadap beberapa pemain kami harapkan berjalan lancar. Sehingga waktu pembentukan tim bisa efektif," tambahnya. Menurut dia, rentang waktu pendaftaran pemain ke PSSI adalah 7-31 Desember.

Tentang kedatangan dua pemain PSM itu, Setiyono menyatakan klub yang menghendakinya. "Kami yang memanggilnya dan mereka tertarik. Jadi tinggal menunggu proses negosiasi."

Sementara itu, saat ditemui di mess pemain Jl Ki Mangunsarkoro, baik Budiman Buswir maupun Mugianto menyatakan tertarik bermain bersama Persijap. "Kami yakin akan mendapatkan pengalaman baru. Saya berharap ada tantangan dan prestasi yang lebih baik," kata Budiman Buswir yang akrab disapa Daeng.

Enam Kali

Sejak KLI III, ketika masih ditangani M Basri, pemain kelahiran Makassar 6 Juni 1976 itu sudah enam kali bermain bersama Juku Eja. PSM memperpanjang kontraknya selama semusim saat dipoles Syamsudin Umar. Pada KLI V, pemain dengan tinggi 180 cm dan berat 80 kg ini hengkang ke Persitara Jakarta Utara bersama pelatih Benny Dollo (saat ini menangani Arema Malang).

Ia memutuskan come back ke Stadion Mattoangin Makassar selama dua musim berturut-turut saat diasuh pelatih asal Belanda Henk Wullems, dengan prestasi gemilang di tahun pertama, merengkuh gelar juara KLI VI.

Pada KLI VII ia pergi ke Persijatim dan berikutnya kembali lagi ke PSM selama dua musim. Ia kembali berjumpa dengan pelatih Syamsudin Umar di KLI IX dan tahun berikutnya di bawah besutan Miroslav Janu. Musim terakhir, KLI XI ia membela PSS Sleman di bawah polesan Daniel Roekito.

"Kami juga berharap negosiasi berjalan lancar," kata Daeng, yang pernah merasakan tiga kali event Piala Champion Asia bersama Juku Eja.

Sementara itu, kedatangan Mugianto sangat tepat. Jika bergabung, dia akan mengisi posisi gelandang bertahan yang ditinggalkan Kuncoro yang memilih mengundurkan diri musim ini.

Berbeda dengan Daeng yang enam kali bersama PSM, Mugianto hanya dua kali bersama klub di kota kelahirannya itu. Ia bergabung bersama PSM pada KLI V dan KLI X. Pada KLI VI, KLI VII, dan KLI VIII ia berkutat di Petrokimia Putra saat diasuh oleh pelatih asal Moldova, Sergei Dubrovin.

Musim berikutnya ia pindah ke Persegi Gianyar bersama pelatih Freddy Mulli, dan kembali ke PSM sebelum kali terakhir bermain bersama klub Divisi I, Persibo Bojonegoro. "Selain gelandang bertahan, saya juga sering main di posisi bek sayap kanan," kata pemain berusia 30 tahun itu. (H15-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA