logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Suwita Bimbang, Imral Langsung Oke

LATIHAN rutin PSIS di Stadion Jatidiri sore kemarin, tampak berbeda. Tempat duduk penonton di tribune barat yang biasanya lengang, sedikit penuh. Tampaknya, mereka ingin melihat aksi-aksi pemain yang baru direkrut manajemen.

Ya, sore kemarin dua pemain baru mulai bergabung dengan Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan. Mereka adalah Imral Usman dan Suwita Patha.

Keduanya merupakan mantan pemain Persib Bandung. Meski baru diberi uang muka kontrak, Imral dan Suwitha sudah mantap membela bendera PSIS. Bahkan, saat latihan kemarin, Imral langsung memakai kostum bernomor 11 dan Suwita 24.

"Semula saya pikir-pikir dulu ketika manajemen menawari gabung PSIS. Soalnya, waktu itu saya masih terikat dengan Persib. Pikiran saya berubah setelah melihat kondisi PSIS yang solid dan penuh kekeluargaan," terang Suwita, yang mengaku ditawari manajemen Mahesa Jenar setelah kompetisi Liga Indonesia XII berakhir.

Mantan pemain PSS itu harus berpikir lama sebelum memutuskan bergabung.

Maklum, banyak tim yang memburunya, seperti Persikota Tangerang, Persita Tangerang, Persela Lamongan, PSS Sleman dan Persiba Balikpapan.

Tim-tim tersebut menawarkan nilai kontrak yang menggiurkan. Namun, pilihannya tetap PSIS.

"Melihat kondisi pemain di sini, saya tidak akan perlu waktu lama untuk adaptasi. Paling-paling hanya adaptasi cuaca. Di Bandung udaranya sejuk, sedangkan Semarang panas," kata pemain kelahiran 25 Maret 1974 ini.

Langsung Akrab

Sedangkan Imral yang akrab disapa Korea juga terlihat langsung akrab dengan pemain lain. Di sela-sela latihan kemarin, dia tampak bercanda dengan Indriyanto Nugroho, Denny Rumba dan pemain lain.

"Senang juga bisa gabung di sini (PSIS). Makanya, saya langsung menerima tawaran manajemen. Ada suasana yang berbeda dengan di Persib. Perubahan suasana itulah yang saya cari. Di sini lebih enjoy," ungkap pemain kelahiran 12 Juli 1978.

"Namun, yang lebih saya cari adalah tantangan. Target PSIS menjadi juara Liga Indonesia musim depan merupakan tantangan tersendiri bagi saya untuk mewujudkannya. Apalagi, materi pemainnya sangat bagus."

Baik Suwita maupun Imral siap bersaing dengan pemain-pemain lain.

Di pos gelandang bertahan yang bakal ditempati Suwita, ada Modestus Setiawan. Pemain tersebut saat ini tergabung dalam timnas U-23 SEA Games Manila. Selain itu, masih ada Julian Kusuma yang juga masuk dalam skuad timnas U-20.

Sedangkan saingan Imral di lini depan akan lebih banyak. Di lini tersebut ada beberapa pemain berkualitas seperti Indriyanto Nugroho, Greg Nwokolo, dan Khusnul Yaqien. Belum lagi jika Emmanuel de Porras kembali membela panji Mahesa Jenar. Persaingan untuk mendapatkan tempat sebagai pemain inti akan lebih ketat.

"Sebagai pemain profesional, saya tetap akan berusaha berlatih keras dan baik. Soal diturunkan atau tidak di pertandingan, itu terserah pelatih. Tergantung taktik dan strateginya. Meski demikian, saya siap mempersembahkan yang terbaik bagi PSIS," ujar ayah dari Intiadra Muhammad Arkan (3) itu.

"Selain bisa main sebagai gelandang bertahan, saya juga sering dimainkan di sektor sayap dan stoper. Dengan kemampuan tersebut, saya tidak ingin mengecewakan tim ini," tandas Suwita. (Budi Winarto-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA