logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Imral dan Suwita Kantongi Uang Muka

SEMARANG- Mantan striker Persib Bandung, Imral Usman, akhirnya memenuhi janjinya untuk bergabung dengan PSIS, Senin (21/11) kemarin. Dia datang bersama gelandang bertahan yang diincar manajemen Laskar Mahesa Jenar, Suwita Patha, yang juga rekannya di Persib. Meski sudah ikut latihan bersama Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan di Stadion Jatidiri, keduanya belum teken kontrak. PSIS baru memberinya uang muka kontrak sebagai pengikat.

"Mereka akan menyelesaikan administrasinya dulu di Persib. Setelah itu, baru tanda tangan kontrak dengan kami," ungkap Manajer Tim, Yoyok Sukawi.

Sebetulnya, kontrak Imral dan Suwitha di tim Maung Bandung baru selesai pada akhir Desember 2005. Namun, Imral yang akrab disapa Korea mengundurkan diri saat pembentukan tim Persib, awal November ini dan Suwita Patha dicoret dari skuad asuhan Risnandar.

Karena itu, rencananya hari ini mereka kembali ke Bandung untuk meminta surat keluar dari tim kebanggaan Kota Kembang itu.

"Meski baru diberi uang panjar, kami tidak khawatir mereka berubah pikiran atau digondeli Persib. Apalagi mereka sudah mantap bergabung PSIS. Kami percaya saja," tegas Wakil Manajer Tim, Setyo Agung Nugroho yang diamini Yoyok di sela-sela menunggui latihan Indriyanto Nugroho cs di Stadion Jatidiri, sore kemarin.

Senang

Imral dan Suwita sendiri menyatakan senang bisa bergabung dengan tim kebanggaan Kota Semarang ini. Menurut mereka, suasana tim asuhan Sutan Harhara sangat kondusif. Ada rasa kekeluargaan di antara pemain, pelatih, dan manajemen. Selain itu, materi pemainnya juga bagus dan punya ambisi untuk merebut juara Liga Indonesia XII.

"Mereka (pemain PSIS) rekan-rekan yang menyenangkan. Kami jadi cepat akrab. Suasana timnya sangat kondusif. Itu yang membuat saya memilih di sini (PSIS)," papar Suwita. "Materi pemainnya bagus. Itu membuat persaingan menjadi pemain inti bakal sangat ketat. Kami akan berusaha membawa PSIS berprestasi lebih baik dari musim lalu."

Dalam latihan tersebut, Sutan Harhara masih memfokuskan pada cara menyerang. Serangan-serangan tersebut tidak hanya melalui sektor tengah, tapi juga sayap. Begitu pula yang bertugas mengeksekusi bola. Bukan hanya tugas striker, tapi juga gelandang menyerang dan pemain sayap. Bahkan, pemain belakang juga diberi kesempatan menusuk ke kotak penalti dan melakukan tendangan ke gawang.

"Dengan bergabungnya Imral dan Suwita, paling tidak setahap demi setahap persiapan tim bisa semakin baik dan mantap," ujar Sutan Harhara, yang juga menginformasikan akan menggelar uji coba pada Sabtu (26/11) di Stadion Jatidiri. Lawan yang akan dihadapi belum diperoleh. Namun, kemungkinan besar antara Unnes dan POP.

"Uji coba tersebut hanya untuk mencoba cara main. Ya, seperti simulasi latihan lah," kata mantan pelatih PSMS Medan itu. (H13-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA