logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Perebutan Gelar Kelas Bulu WBA Ditunda

  • Chrisjon Cedera Kaki

JAKARTA - Ketua panitia pertandingan Syamsuri Aspar mengatakan, duel mandatory fight kelas bulu WBA antara Chrisjon dan Juan Manuel Marquez (Meksiko) yang rencananya digelar 9 Desember mendatang di Tenggarong (Kutai Kartanegara), Kaltim terpaksa ditunda pada Februari 2006, menyusul cedera kaki yang dialami petinju kebanggaan Indonesia itu saat latihan.

''Saya baru saja ditelepon promotor MH Arsyad, karena tangannya terkilir, duel tersebut terpaksa ditunda sampai Februari 2006. Mau diapakan lagi, mengingat cedera itu sama dengan musibah yang tidak direncanakan manusia,'' kata Syamsuri Aspar yang juga Wakil Bupati Kutai Kartanegara, di Samarinda, Senin kemarin.

Padahal, lanjut dia, persiapan untuk menggelar tinju dunia itu sudah 80%, termasuk menyiapkan 60 kamar dari hotel terbaik di Tenggarong.

Dalam pertandingan kali ini Chrisjon menghadapi musuh berbahaya karena selain menduduki peringkat I WBC dan pernah menggenggam juara dunia, Marquez juga memiliki rekor sangat bagus, yakni 44 (33 KO), dua kali kalah, dan satu kali seri.

Siap Tanggung Risiko

Promotor HM Arsyad siap menanggung risiko kerugian jika ternyata pertandingan Chrisjon melawan Marquez batal dilaksanakan pada 9 Desember. Langkah itu dia ambil sebagai sikap profesional seorang promotor sejati.

''Setahu saya semua persiapan dilakukan sesuai dengan rencana. Pertandingan akan digelar pada 9 Desember mendatang. Dia belum mengeluarkan jadwal pengunduran. Kalau diundur saya siap menanggung risiko kerugian,'' ujar Promotor HM Arsyad, kemarin.

Menurut dia, pihaknya tetap siap menggelar pertandingan sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati Chrisjon dan Marquez. Pertandingan dilaksanakan di Tenggarong, Kutai Kertanegara pada 9 Desember dengan menggunakan ruang terbuka.

''Saya cuma tahu Chrisjon cedera, tetapi kelanjutannya bagaimana belum diketahui. Manajer bisnis Chrisjon, Tony Priatna, mengatakan sudah kirim surat ke WBA. Intinya WBA memberikan toleransi kepada Chrisjon beberapa minggu untuk menyembuhkan cederanya,'' ungkap Arsyad.

Arsyad menandaskan, belum diperoleh bukti-bukti autentik secara medis tentang cedera yang diderita Chrisjon. Saat ini baru sebatas informasi melalui situs Craig Christian dan Tony Priatna saja tentang cedera yang dialami Chrisjon.

''Jadi, saya belum tahu persis apakah duel ini ditunda atau tetap pada jadwal semula. Ya, ini musibah bagi Chrisjon. Kalau terjadi pengunduran jadwal, mungkin awal Februari,'' tegasnya.

Chrisjon sekarang mengaku mengalami cedera kambuhan di kakiknya. Petinju asal Banjarnegara tersebut meminta duelnya melawan Juan Manuel Marquez yang dijadwalkan pada 9 Desember itu diundur.

Cedera pada pergelangan kaki yang dideritanya pekan lalu di Australia belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Menurutnya, cedera itu merupakan kambuhan. Karena terlalu bersemangat berlatih, cedera itu kambuh.

''Saya pernah mengalami cedera ini. Sekarang kambuh lagi. Saya sudah periksa dan terapi oleh ahli di Australia, namanya Travis. Sekarang untuk berdiri saja masih sakit. Apalagi kalau dipakai untuk berlatih. Saya cuma bisa pemanasan kecil. Pekan depan rencananya mau diperiksa lagi,'' ujar Chrisjon di Australia.

Dengan kondisi seperti itu, Chrisjon meminta duelnya pada 9 Desember diundur. Bahkan ia dan manajer bisnis Tony Priatna sudah melayangkan surat ke WBA. Inti surat tersebut meminta penundaan jadwal.

''Semoga WBA mau mengabulkan permohonan saya tersebut. Kami lagi menunggu jawaban dari WBA. Surat medis itu untuk menepis anggapan bahwa ini hanya trik untuk mengundur waktu,'' tukas Chrisjon. (D3-28n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA