logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Nopember 2005 WACANA
Line

Surat Pembaca

Dextrometorfan, Keluarga Morfin

Berita 16 November 2005 berjudul "Sebelum Shalat,Wajib Minum Obat " perlu mendapat perhatian serius dari BPOM dan penegak hukum. Dari sudut farmakologi, dextrometorfan masih termasuk keluarga morfin yang sifat adiktifnya sangat kecil sehingga bebas dijual sebagai obat batuk tablet atau sirup.

Morfin punya keluarga besar dengan banyak anggota. Ke atas dalam artian potensi adiktifnya lebih besar antara lain terdapat pada putaw, heroin dan fentanyl. Ke bawah akan bertemu metadon, kodein, dextroproksifen dan dextrometorfan.

Dua terakhir ini dalam dosis lazim/terapi tidak menunjukkan sifat adiktif. Tetapi bila dengan dosis besar, efek narkotik yang tadinya tidak manifest pasti akan muncul memengaruhi perasaan dan kesadaran pemakai. Kalau diminum 10 s.d 40 butir...wow.

Kegelisahan akan terganti rasa tenang, dibuai dalam lamunan mengasikkan, 11 butir sebagai lambang kasih sayang, 20 butir bisa bertemu orang tua yang sudah meninggal, 40 butir bisa melihat surga dan neraka" (Suara Merdeka), efori.

Dengan dosis besar pemakai akan kehilangan kesadaran. Cara berpikir dan berperilaku menjadi aneh lepas dari ikatan etika, moral dan hukum. Dia sudah berada di dunia lain, dunianya sendiri. Pemakai emosinya labil tidak, mau diganggu dan terganggu, suka ngamukan.

Dengan demikian kiranya Badan POM/Depkes perlu segera meninjau peredaran/perdagangan dextrometorfan ini sebagai obat batuk yang dapat diperjualbelikan bebas. Obat ini sudah disalahgunakan. Lagi pula dapat merupakan stepping stone menuju morfin/putaw.

Dokter I Nasution
Jl Tentara Pelajar 96,Semarang

***

Judi via SMS

Kalau judi konvensional semacam togel, lotre, main kartu, nebak hasil pertandingan digulung habis oleh aparat kepolisian, bagaimana dengan "judi lewat SMS"?. Bukankah kini tiap stasiun TV punya acara yang ujung-ujungnya mengajak pemirsa untuk mengirimkan SMS bertarif mahal demi mengejar hadiah?.

Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum, setidaknya sampai saat ini. Mari hitung. Sekali kirim SMS biayanya Rp 2000. Uang tersebut 60% untuk penyelenggara SMS Center (Satelindo, Telkomsel, dsb). Sisanya yang 40% untuk "bandar" (penyelenggara).

Siapa saja bisa jadi bandar, asal punya modal untuk sewa server yang terhubung ke iternet nonstop 24 jam dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS "bandar" mendapat 40% (sekitar Rp 800), maka bila pengirim sebanyak 5% saja dari total penduduk maka bandar bisa meraup uang Rp 80 miliar.

Jika hadiah yang diiming-imingkan rumah senilai Rp 1 miliar, artinya bandar hanya menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai "biaya promosi". Ingat, satu orang biasanya tidak mengirim satu SMS. Masyarakat diminta mengirim sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, "siapa tahu" dapat hadiah.

Kata "siapa tahu" adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa. Pulsa ini dibeli pakai uang. Artinya, kuis SMS "menjurus" ke judi. Kondisi ini menyedihkan. Bahkan gawat. Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB.

Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen. Jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi hanya dengan beberapa ketukan jari di HP-nya

Joko Suprayoga
Jl Raya Sapen 99 Sukorejo, Kendal

***

Diganti Asuransi

Beberapa bulan lalu motor Jupiter Z anak saya yang kos di Salatiga hilang di Jl Cungkup. Padahal motor baru dibeli satu setengah tahun lalu. Motor saya asuransikan. Saya ucapkan terima kasih kepada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia atas bantuan dan kemudahan selama pengurusan klaim asuransinya.

Sehingga pada 3 September uang klaim asuransi sudah cair dan bisa saya pakai untuk membeli motor baru lagi. Saya juga ucapkan terima kasih atas bantuan PT Oscar Konsultama Jaya selaku konsultan asuransi yang menjadi perantara dengan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia.

SS Mudji Lestari
Jl Beton Mas Raya 226, Semarang

***

Kulkas Toshiba

Saya pemakai fanatik barang elektronik merek Toshiba. Saya beli barang merek tersebut sejak tahun 1980 dan awet sampai tahun 2004. Karena saya ingin ganti model baru, maka beberapa waktu lalu saya beli di Toko El Cinta Cilacap (kulkas, mesin cuci otomatis) merek tersebut.

Tapi kali ini saya kecewa karena belum ada 1 bulan, dinding atas kulkas sudah berembun. Oleh teknisinya diperbaiki dengan menambah glasswool namun kok bisa sampai kurang. Mesin cuci juga mati yang oleh teknisi dikatakan modulnya rusak dan harus bayar Rp 700 ribu plus ongkos pasang karena lewat masa garansi.

Saya kecewa karena hanya lewat 1 bulan, saya harus keluar duit begitu besar. Padahal kesalahan belum tentu di pihak saya, kemungkinan barang tersebut kekuatannya hanya 13 bulan. Padahal saya mencuci hanya 2x 1 minggu karena kami bertiga (saya, istri dan 1 anak kecil).

Tolong konsumen jangan dirugikan, jangan sampai kepercayaan saya terhadap Toshiba luntur. Kepada masyarakat yang akan membeli barang elektronik harap hati-hati, teliti dulu sebelum membeli. Mohon tanggapan.

RM Sahadat Kadarisman
Jl Laut 45, Cilacap

***

Melayani atau Dilayani

Dalam QS Al-A'raaf ayat 179 Allah berfirman: Sesungguhnya Kami ciptakan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati tapi tidak untuk memahami, mereka mempunyai mata tapi tidak digunakan untuk melihat dan mereka mempunyai telinga tapi tidak digunakan untuk mendengar. Mereka seperti binatang ternak , bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang Ialai.

Fakta, di tengah keterpurukan negeri dan kepayahan hidup rakyat kecil, DPR sebagai wakil rakyat justru menikmati tambahan tunjangan sebesar Rp 10 juta/bulan. Sedangkan di balik pemberian subsidi Iangsung tunai (SLT) sebagai kompensasi BBM ternyata menimbulkan banyak masalah.

Tidak hanya munculnya kecemburuan sosial, penanaman sifat malas, mendidik rakyat menjadi berjiwa pengemis, bahkan juga telah memakan korban jiwa. Mungkin saja, kerakusan para pemimpin yang menyebabkan hati mereka begitu keras, mata jadi buta, dan telinga terasa tuli.

Wahai wakil rakyat, ingat Anda adalah pelayan rakyat. Bukan justru rakyat yang melayani Anda. Tolong jawab pertanyaan ini sejujurnya.

Siapa yang memilih Anda sehingga bisa duduk di kursi empuk saat ini?. Selama ini uang siapa yang Anda makan.

Silakan jawab sendiri. Jangan sampai Anda menjadi bahan bakar neraka jahanam. Anda tidak akan sanggup berada di dalamnya. Sesungguhnya doa kami, rakyat yang terzalimi pasti didengar Allah SWT.

Martini
Kembaran Rt 3/Rw 2 Candimulyo. Magelang

***

H Romli, Presiden dan Saprol/Kipli

Ketika H Romli menyaratkan ilmu

ikhlas Fandi terpilih sebagai menantu

yang paling pantas

Presiden dan menteri pun menonton

sambil menahan napas

Jangan-jangan ada sindiran yang bikin

paras panas

Amboi, cantik dan teduh nian wajah si

Sarah

Cerminan hati yang ikhlas beristiqomah

Andai punya pemimpin yang ikhlas

menjaga amanah

Pasti rakyat hidup dalam rizki yang

berlimpah

Saprol dan Kipli cerdik mencuri simpati

Mereka adalah bagian dari anak negeri

Parpol dan politisi harus ikhlas

mengabdi

Berhentilah rebutan jabatan dan kursi

menteri

Asyik juga nonton sinetron Kiamat

Sudah Dekat

Dinginkan kepala dan sejukkan hati

antar umat

Usai lebaran tetaplah ikhlas berjabat

erat

Hilangkan syak wasangka agar hati

tetap sehat

Indra Ari
Bakalrejo Rt 5/Rw 1Guntur, Demak


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA