| Selasa, 22 Nopember 2005 | MURIA |
Merebak, Pencurian Komputer Milik Sekolah dan KantorREMBANG - Akhir-akhir ini pencurian barang-barang elektronik kembali merebak. Pekan lalu, SMPN 1 Sluke dan SMAN 1 Kragan kehilangan sejumlah barang-barang elektronik, seperti komputer, peswat TV, dan tape recorder. Setelah itu, Minggu (20/11) giliran kantor Kecamatan Kragan yang kehilangan empat komputer, sebuah TV, dan sebuah tape recorder. Diperkirakan jumlah penjahat lebih dari dua orang dan ketika beraksi menggunakan mobil. "Saya mencurigai Suzuki APV L-26..-FB berwarna hitam. Malam sebelum kejadian, mobil itu mondar-mandir di depan kantor kecamatan," ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya. Modusnya sama. Kawanan penjahat masuk ke lokasi pencurian dengan mencungkil jendela. Di Kantor Kecamatan Kragan, penjahat mencungkil jendela samping, kemudian keluar lewat pintu belakang. Di tempat ini para penjahat sedikit leluasa karena tidak ada penjaga. Orang pertama yang mengetahui kantor kecamatan kebobolan adalah Rohwadi dan Hakim. Rumah mereka berdekatan dengan kantor tersebut. Kedua warga Tegalmulyo itu segera melapor ke Polsek Kragan. Ada informasi, para tersangka lari ke timur. Itu sebabnya Polsek Kragan meminta bantuan kepada aparat kepolisian di wilayah hukum Polres Tuban. Kepala SMPN 1 Sluke Drs Didik Winaryadi membenarkan adanya pencurian di sekolahnya. Atas kejadian itu, pihaknya harus menanggung kerugian yang tidak sedikit karena kehilangan lima komputer, sebuah pesawat TV 29 inci, dan sebuah tape recorder. Sementara itu, SMAN 1 Kragan kehilangan lima komputer dan pesawat TV. Kapolres Rembang AKBP Drs Agung Wicaksono MSi mengemukakan, masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. "Kami terus berkoordinasi dengan polres tetangga," ujarnya. (jl-50j) |