logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Nopember 2005 MURIA
Line

Ruas Jalan Desa Sugiharjo Rusak Parah

PATI - Beberapa ruas jalan Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati yang sebelumnya mulus beraspal, kini mengalami kerusakan parah. Apalagi, pada saat turun hujan ruas jalan itu berubah menjadi kubangan lumpur yang licin.

Berdasarkan keterangan warga, kerusakan jalan desa yang diaspal dengan dana swadaya masyarakat itu akibat dari lalu-lalang truk pengangkut tanah yang setiap hari melintas di jalan tersebut. Truk-truk pengangkut tanah itu kini tengah menguruk lokasi tanah bengkok salah seorang perangkat desa setempat.

Tanah bengkok seluas 7.000 m2 itu diuruk karena digunakan sebagai lokasi pemindahan rumah 18 warga Desa Sugiharto. Sebab, rumah dan tanah pekarangan mereka terkena lokasi proyek jalan lingkar selatan (JLS) Pati dan sudah dibebaskan.

Kerusakan ruas jalan yang parah tidak hanya terjadi di dalam desa, seperti di dekat SD setempat, tetapi juga jalan di luar desa yang membentang di tengah-tengah areal persawahan. Bahkan, jalan sepanjang itu merupakan jalur utama yang menghubungan desa tersebut dengan Dukuh Gilis.

Di samping itu, jalan tersebut juga merupakan sarana bagi para petani jika hendak berangkat atau pulang dari sawah. Dengan demikian, jalan tersebut juga merupakan fasilitas umum yang sangat diperlukan petani untuk mengangkut hasil panen.

Bersamaan

Kepala Desa Sugiharjo, Sri Nugraheni, ketika ditanya sehubungan dengan hal tersebut membenarkan adanya. Dengan rencana memindahkan rumah warga yang terkena lokasi jalan lingkar, dalam musyawarah memang ditetapkan pemindahannya di atas tanah bengkok perangkat desa.

Untuk keperluan tersebut, lokasi tanah yang akan didirikan perumahan itu harus dilakukan pengurukan. Semula, warga yang lain keberatan bila truk-truk pengangkut tanah melintas di jalan desa. Namun, Pemkab berjanji akan memperbaki jalan yang rusak itu pada Tahun Anggaran 2006.

Sebab, sekitar April 2006 juga akan berlangsung pembayaran ganti rugi tanah banda desa dan bengkok perangkat yang terkena lokasi jalan lingkar. "Pernyataan kesanggupan memperbaiki jalan yang rusak juga telah dibuat oleh Pak Camat."

Camat Pati Sugiharto SH MM saat ditanya tentang hal itu juga membenarkan adanya. Pihaknya dalam upaya memindahkan warga yang rumah dan tanah pekarangannya yang terkena lokasi jalan lingkar memang terlebih dulu harus melakukan pengerukan.

Kepada Bupati dan Sekda, dia juga sudah menyampaikan, kerusakan jalan desa karena dilalui truk-truk pengangkut tanah, dan perbaikannya bisa dianggarkan pada 2006. "Karena permintaan itu disanggupi, kami membuat pernyataan saat berlangsung rapat koordinasi dengan warga, tokoh masyarakat, serta Muspika," ungkapnya. (ad-50j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA