| Selasa, 22 Nopember 2005 | EKONOMI |
Penjualan Mobil Honda TurunSOLO - Kondisi pasar otomotif di Solo pada Oktober dan November 2005 ini benar-benar lesu. Salah satu merk mobil yang penjualannya mengalami penurunan cukup signifikan adalah Honda. ''Naiknya BI rate menjadi 12,25%, langsung memukul penjualan mobil Honda di Solo,''ujar Sales Manager Honda Solo Baru, Refan Susanto, kemarin. Dia mengungkapkan, sebelum Oktober, rata-rata penjualan per bulan mencapai sekitar 90 unit. Namun memasuki Oktober dan November, terjadi penurunan sekitar 30 %. Adapun tipe yang masih banyak dicari orang adalah Honda Jazz. Tetapi dibanding sebelum Oktober lalu, penjualan Jazz juga menurun lebih dari 30%. ''Oktober lalu kami hanya bisa menjual Jazz 40 unit. Padahal biasanya rata-rata per bulan kami bisa menjual 60 unit,''ujarnya. Dia menambahkan dengan naiknya BI rate menjadi 12,25%, bunga kredit mobil meningkat dua kali lipat. Bunga kredit mobil yang sebelumnya 5 - 6%, sekarang ini menjadi antara 9 - 10%. ''Bunga ini sangat memberatkan,''katanya. Sementara itu pemberi kredit pun juga ekstra hati-hati. Agar terhindar dari kredit macet, mereka lebih selektif. Hal ini berakibat pada menurunnya jumlah pembelian mobil. Hal lain yang mempengaruhi menurunnya jumlah penjualan adalah naiknya harga BBM awal Oktober lalu. ''Dengan kenaikan harga BBM yang tinggi, masyarakat otomatis mengurangi penggunaan BBM. Kecenderungan membatasi konsumsi BBM juga membatasi pembelian mobil baru, bahkan menjual mobil lama,'' katanya. (bt-59) |