| Selasa, 22 Nopember 2005 | EKONOMI |
Prospek Bisnis Handphone Masih CerahJAKARTA- Prospek bisnis telepon selular (Handphone) di dalam negeri masih cukup cerah terutama permintaan di kalangan menengah atas masih tetap tinggi. Ini dikarenakan pengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih belum besar. "Permintaan masyarakat masih tinggi, karena konsumen menjelang akhir tahun cenderung mencari produk baru," kata Direktur PT Samsung Elektronika Indonesia (SEIN) Lee Kang Hyun seusai peluncuran empat produk baru di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, peluncuran produk baru tersebut diharapkan dapat diserap masyarakat luas, baik kalangan atas maupun bawah yang menginginkan model baru. "Kami optimis pasar akan bisa menyerap produk baru tersebut, " tegasnya. Menurut Lee Kang Hyun, peluncuran empat handphone baru yakni SGH-D600, SGH-E760, SGH-E350 dan SGH-X620 ini menunjukkan bahwa Samsung tetap komit hadir di pasar telepon selular Indonesia. Mengenai handphone SGH-D600, Lee Kang Hyun, produk baru yang khusus untuk kalangan atas diharapkan akan dapat dapat terjual antara 7.000 hingga 8.000 unit per bulan dan pada Desember nanti akan mencapai 10.000 hingga 20.000 unit. ''Angka penjualan sebesar itu, terutama disebabkan permintaan handphone di kalangan atas masih tetap besar,''katanya. Ditanya penjualan handphone SGH-D500 di Indonesia, menurut dia, penjualan handphone tersebut kurang diminati masyarakat Indonesia, sedangkan penjualan handphone tersebut di Perancis maupun di Eropa cukup besar. "Kami yakin permintaan handphone pada tahun depan akan tetap besar, mengingat jumlah penduduknya yang cukup besar, dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang makin membaik, makin mendorong tingginya permintaan" katanya. (bn-59) |