logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 20 Nopember 2005 NASIONAL
Line

Amien Restui Semua Calon Ketua PAN Jateng

SEMARANG - Restu-merestui agaknya tetap menjadi isu hangat dalam musyawarah wilayah (muswil) Partai Amanat Nasional (PAN). Dugaan rekomendasi Ketua DPP Sutrisno Bachir kepada Rozaq Rais, salah satu kandidat Ketua DPW Jateng, mendapat tanggapan.

Rumor itu dipandang tak perlu dikhawatirkan. Sebab, Amien Rais dinilai tidak pernah memberikan dukungan pada salah satu calon tetapi merestui mereka semua.

''Pak Amien itu demokrat sejati. Kabar kalau beliau datang ke pertemuan di Condongcatur, Yogyakarta untuk mendukung salah satu calon, cuma isu. Tidak benar kalau ada yang bilang turun rekomendasi dari pusat (DPP PAN-Red) yang hanya condong ke satu kandidat,'' ujar Johan Firdaus, Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, kemarin.

Selain Rozaq Rais yang disebut-sebut sebagai bakal calon, dua nama lain adalah Khafid Sirotudin dan mantan Ketua DPW PAN Jateng Hadi Pranoto. Johan menambahkan, kepastian dukungan suara dari pantura barat kemungkinan condong ke Khafid Sirotudin dengan perkiraan suara 70%. Sisanya, milik dua kandidat yang lain.

Agenda Besar

Sementara itu, dalam jumpa pers yang digelar DPW PAN di ruang FPAN DPRD Jateng Jl Pahlawan, Sekretaris Panitia Pelaksana Muswil Thontowi Jauhari berharap, persoalan calon tidak menjadi polemik di media massa. Dia mengatakan, ada sejumlah agenda politik besar yang akan dibahas. Siapa pun yang menjadi pimpinan DPW PAN, tidak perlu dibesar-besarkan.

''Jangan melulu kandidat dan bursa persaingan kekuasaan yang ditonjolkan. Justru kadang-kadang, materi dan program kerja yang dibahas partai luput dipublikasikan. Padahal itu yang paling penting,'' ujar dia.

Rencananya, isu yang akan dibahas dalam muswil diarahkan seputar mekanisme penyelenggaraan pemilu ke depan. Pihaknya akan mendesak pemerintah dan DPR merumuskan pemilu lokal serta nasional dalam waktu satu tahun.

Dalam kurun waktu tersebut, akan dipilih langsung anggota legislatif, presiden, gubernur, dan bupati/walikota secara serentak. Dengan demikian, dalam kurun waktu empat tahun, rakyat dan pemerintah tidak disibukkan dengan persoalan politik praktis yang menelan biaya besar.(H12-60m)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA