| Minggu, 20 Nopember 2005 | NASIONAL |
Pondokan Haji Jateng di MisfalahJAKARTA - Jamaah haji asal Jawa Tengah yang berangkat melalui embarkasi Solo bakal tersebar di berbagai tipe maktab. Begitu juga pemondokannya, berada di berbagai kawasan. Namun sebagian besar di Misfalah yang relatif lebih dekat dengan Masjidil Haram, Makkah. Demikian hasil undian yang dilakukan Departemen Agama (Depag) di kawasan Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Sabtu kemarin. Acara diikuti Kepala Kanwil Depag se-Indonesia. Proporsional Sebagaimana diungkapkan Zakaria Anshar, Direktur Pelayanan Haji dan Umrah, undian dilakukan dengan prinsip keadilan, transparansi, dan kesamaan pelayanan secara nasional, terkait dengan variasi rumah yang tersedia secara kualitas, lokasi, jarak, kapasitas serta harga sewa. Menurut dia, undian telah mengakomodasi aspek pemerataan daerah pada semua maktab secara proporsional sesuai dengan jumlah kloter, tipe pesawat, dan penempatan berdasarkan kesepakatan dengan muasasah atau pengelola pondokan. Hal itu juga sesuai dengan ketentuan akomodasi dari Pemerintah Arab saudi. Mengenai jarak pondokan ke Masjidil Haram bervariasi, yakni 600-3.000 meter. Misfalah misalnya, dengan Masjidil Haram berjarak 900-1.900 meter sedangkan Hafair 700-1.550 meter. Untuk jamaah yang mendapat pemondokan di Aziziyah dengan jarak 2.500-3.000 meter, dilengkapi transportasi bus. Begitu juga bagi mereka yang ada di wilayah Misfalah II atau Bahatma dengan jarak 1.700 -2.300 meter dari Masjidil Haram. (di,11m) |