| Sabtu, 19 Nopember 2005 | PANTURA |
lintas panturaPembersihan Pipa PDAMBATANG - PDAM Kabupaten Batang, mulai Kamis (17/11) hingga Jumat (25/11) melaksanakan pekerjaan pencucian pipa (flushing). Menurut Direktur H Amien Harsono SE, kegiatan itu akan mengakibatkan aliran air minum mengalami gangguan. "Air, untuk sementara kadang-kadang akan keruh bahkan aliran mati atau berhenti sementara. Karena itu, kami mohon pengertiannya dan memakluminya. Pencucian ini dalam rangka peningkatan pelayanan." Kasi Hubungan Pelanggan Hadi Munarso menambahkan, distribusi air akan normal kembali apabila pekerjaan sudah selesai. "Bahkan kami berusaha, sebelum Jumat diusahakan pencucian itu sudah selesai. Selanjutnya, air akan mengalir dalam keadaan bersih kembali." (ar-52d) Pansus Raperda UPT Akan Studi Banding PEKALONGAN- Pansus Raperda Inisiatif Unit Pelayanan Terpadu (UPT) akan melakukan studi banding ke Sidoharjo, Jawa Timur, pekan depan. Menurut Ketua Komisi A DPRD Kota Pekalongan Drs Pratikno Sujarwo, pertimbangan studi banding ke Sidoharjo itu dilakukan karena kota tersebut sudah melaksanakan UPT dengan baik. Karena itu, Pekalongan akan mengadopsi aturannya.(A15-52s) Workshop Guru Bahasa Inggris SLAWI- Lebih dari 96 guru bahasa Inggris di tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Tegal, Sabtu ini, bakal ditingkatkan kemampuannya dalam workshop bertema Kang Guru Radio English (KGRE) yang digelar Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan (BIKK) Pemkab. Menurut Kepala BIKK M Widodo SE, kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama dengan International Australian Language Faundations (IALF). Instruktur kegiatan adalah Rachel Pearson dari KGRE.(D12-52s) Tawur Antarpemuda Digagalkan BREBES- Aksi tawuran antarpemuda satu desa nyaris terjadi di Desa Tambakserang, Kecamatan Bantarkawung, kemarin. Kejadian tersebut digagalkan polisi yang langsung tiba ke lokasi kejadian. Menurut Kapolsek Bantarkawung Iptu Supiyarto, kejadian yang melibatkan pemuda dari Dukuh Tambakserang dengan pemuda Desa Kampung Baru, dipicu karena masalah sepele. Yakni ketika salah seorang pemuda, Caswo dari Dukuh Kampung Baru datang ke rumah gadis di Dukuh Tambakserang. Tiba-tiba dia didatangi dua pemuda dan langsung memukulnya beberapa kali hingga luka memar. Korban pun lari dan kemudian pulang ke rumahnya. Tak lama kemudian, Caswo mengajak sejumlah pemuda untuk membalas. Namun belum sempat terjadi perkelahian, sejumlah anggota polisi yang mendapatkan laporan langsung menuju lokasi kejadian dan berhasil mendamaikannya. (H17-54s) Kades Diminta Giatkan Ronda BREBES - Kepala desa (kades) diminta menggiatkan ronda malam di desanya. Ini sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan desa. "Ronda malam saat ini perlu digiatkan kembali di masyarakat. Peran kades dan kepala kelurahan sangat penting untuk menggerakkan masyarakat," kata Kapolres AKBP Drs Ma'shum pada rapat koordinasi Politik, Sosial dan Keamanan di pendapa kabupaten, kemarin. Rapat dipimpin Bupati Indra Kusuma, dihadiri Muspida dan Ketua DPRD HM Nasrudin. Selain perondaan, Kapolres juga meminta seluruh komponen masyarakat terus memantau perkembangan penyaluran subsidi langsung tunai (SLT) yang belakangan rawan. Dia selaku Kapolres menerima 24 jam pengaduan melalui SMS dengan nomor HP 081-23418686. "Ternyata, SMS yang masuk ke HP saya sebagian besar informasinya benar," tukasnya. (wh-52d) 20 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik KAJEN- Sebanyak 20 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Pekalongan, belum lama ini dilantik oleh Bupati H Amat Antono di pendapa kabupaten. Bupati dalam amanatnya mengharapkan para pejabat bisa menciptakan interaksi sosial, kerja sama dengan berbagai pihak, saling menghormati peran serta tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam suasana sejuk, kebersamaan, persatuan, dan kesatuan. (G16-52s) PBB Gelar Pengajian Akbar PEKALONGAN- Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-7, Partai Bulan Bintang (PBB) menggelar kegiatan pengajian akbar di aula Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah, Kamis (17/11) malam. Dalam ceramahnya, Ketua Dewan Syuro DPP PBB Hussein Umar menyatakan bangsa Indonesia saat ini benar-benar dilanda krisis moral. Terbukti, berdasarkan sebuah penelitian tercatat jika sekitar tiga juta bayi dibunuh setiap tahunnya akibat aborsi. Dari jumlah itu, 80% dilakukan oleh kaum wanita yang belum menikah. Artinya, banyak wanita hamil sebelum menikah dan memilih menggugurkan bayinya karena malu. Maka, dia berharap orang tua lebih meningkatkan perhatian terhadap putra-putrinya, sehingga hal semacam itu tidak sampai terjadi. (H4-54s) |