logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Nopember 2005 EKONOMI
Line

sekilas ekonomi

Aplikasi Keanggotaan Kadin

SEMARANG- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) keanggotaan. Diharapkan, aplikasi ini mampu menjadi media untuk meningkatkan iklim usaha di Jateng.

Direktur Marketing Salatiga Camp Dance Ishak Palit, pengembang aplikasi yang berbasis web tersebut mengatakan SIM keanggotaan itu didesain untuk mampu menjadi sarana pengembangan jaringan antaranggota, non-anggota, maupun pihak lainnya. Bahkan potensi yang dimilki anggota dari berbagai daerah yang ditampilkan bisa dilihat oleh siapa saja, baik dalam maupun luar negeri.

''Selain itu juga memudahkan dalam mendapatkan informasi berupa laporan-laporan yang berhubungan dengan keanggotaan,'' katanya dalam peluncuran SIM keanggotaan Kadin Jateng di Java Design Center (JDC), Kamis (17/11).

Dia menjelaskan pendaftaran anggota sebelumnya melalui mekanisme manual. Dengan adanya aplikasi SIM keanggotaan maka pendaftaran bisa dilakukan secara on-line yang terdapat di situs www.kadinjateng.com. Sehingga cara ini mampu menghemat biaya dan waktu. Di samping peluncuran, kemarin juga digelar pelatihan operasional aplikasi tersebut. (mhr-59)

Harga Minyak Dunia Turun

SINGAPURA-Harga minyak jatuh di perdagangan Asia Kamis ketika pasar menolak penurunan yang mengejutkan atas cadangan AS dengan fokus masih mengenai suhu yang sejuk di bumi sebelah utara.

Pada pukul 10:00 pagi waktu setempat, kontrak utama New York, minyak mentah "light sweet" untuk penyerahan Desember tutun 18 sen menjadi 57,70 dolar per barel dibanding harga sebelumnya 57,88 dolar.

Harga meningkat di New Yorok menyusul data pemerintah AS menunjukkan penurunan cadangan minyak mentah untuk pertama kalinya dalam enam pekan, namun peningkatan dalam hasil sulingan, yang digunakan untuk membuat minyak pemanas, mengindikasikan permulaan musim dingin yang lambat yang selama ini menjadi alasan utama di balik kejatuhan di pasar baru-baru ini. (ant-59)

BEJ Tegur 22 Emiten

JAKARTA- Bursa Efek Jakarta (BEJ) memberikan peringatan tertulis pertama kepada 22 emiten yang terlambat menyampaikan laporan keuangan triwulan III tahun 2005. Dari 22 emiten ''bandel'' tersebut, 14 di antaranya hingga kini belum menyerahkan laporan keuangan dan tidak memberikan keterangan keterlambatannya pada BEJ.

''Ke-14 emiten tersebut belum menyampaikan laporan keuangan dan belum memberikan penjelasan apakah akan menyampaikan dengan penelaahan terbatas akuntan atau pendapat akuntan," kata Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEJ Wan Wei Yong dalam pengumuman tertulisnya, Kamis (17/11/). (dtc-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA