| Jumat, 18 Nopember 2005 | EKONOMI |
10 Tahun Saham Telkom di Bursa New YorkSEMARANG-Senin (14/11) waktu New York atau Minggu (13/11) waktu Indonesia, menjadi hari bersejarah bagi PT Telkom. Hari itu bertepatan dengan 10 tahun tercatatnya saham Telkom di Bursa Saham New York (NYSE). "Keberadaan Telkom di Bursa Efek New York selama 10 tahun merupakan cerminan kepercayaan para pemegang saham Telkom terhadap kinerja kami," ungkap Sudjatmiko, Purel Divre IV, kemarin. Kapitalisasi pasar Telkom sejak go public pada 1995 telah meningkat enam kali lipat. Sementara itu pencapaian kinerja perusahaan sampai dengan kuartal ketiga tahun 2005 telah membuktikan komitmen Telkom dalam mewujudkan target peningkatan kapitalisasi pasarnya. "Telkom akan senantiasa meningkatkan kinerjanya. Salah satunya dengan menargetkan tingkat kapitalisasi pasar dari 10 miliar dolar AS pada 2005 menjadi 30 miliar pada 2010," ujarnya. Dia menambahkan, potensi Telkom masih memungkinkan untuk mencapai target tersebut mengingat jasa layanan yang diberikan meningkat dari tahun ke tahun. Layanan yang disediakan adalah fixed-line dan selular melalui anak perusahaannya, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Berdasarkan data pada 31 Desember 2004, Sudjatmiko mengungkapkan, Telkom telah memiliki 9,9 juta pelanggan sambungan tetap (line in service) yang terdiri atas 8,5 juta pelanggan wireline dan 1,4 juta pelanggan wireless (Flexi). Sementara Telkomsel memiliki kurang lebih 16,3 juta pelanggan. Pada posisi per 30 September 2005, jumlah pelanggan Telkom sudah mencapai 12,3 juta pelanggan sambungan tetap (line in service), terdiri dari 8,6 juta pelanggan wireline dan 3,7 juta pelanggan wireless (flexi). Sementara, Telkomsel memiliki kurang lebih 23,4 juta pelanggan.(H10-59) |