logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Nopember 2005 BANYUMAS
Line

Bawa Anak Tukang Bakso Pemuda Dianiaya

BANYUMAS - Gara-gara membawa pergi gadis anak penjual bakso, Otong (25), warga Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Rabu (16/11) malam dianiaya beberapa orang di depan warung bakso milik Hardi (40) di Jalan Raya Sumpiuh.

Akibat penganiayaan itu, Otong mengalami memar pada wajah dan beberapa bagian tubuh lain. Dari kejadian itu, Polsek Sumpiuh kemarin menangkap tiga pria yang diduga terlibat penganiayaan. Mereka adalah Agus Riyanto (30), Gentur Pambudi (31), dan Taryono (30), ketiganya warga Purwokerto.

Kapolres Banyumas AKBP Drs Erwin Triwanto melalui Kapolsek Sumpiuh AKP Suranto kemarin mengemukakan, ketiga lelaki itu sedang menjalani pemeriksaan intensif. ''Polisi masih memeriksa mereka. Ketiganya mengelak sebagai pelaku dan melempar kepada orang lain yang dapat kabur,'' ujarnya.

Sedang Pacaran

Kasus itu berawal dari perginya Mawar (17), nama samaran, anak perempuan Hardi yang sehari-hari berjualan bakso di warung tepi Jalan Raya Sumpiuh, dengan Otong. Keduanya selama ini diketahui sedang pacaran. Anak tukang bakso itu pergi sejak Minggu (13/11) hingga tiga hari.

Rupanya orang tua Mawar kurang berkenan karena kepergian itu tidak sepengetahuan mereka. Hardi menceritakan kejadian itu kepada teman-temannya penjual daging di Purwokerto.

''Dia setiap hari pergi membeli daging ke Purwokerto. Kepada teman-temannya yang berjualan daging itu dia menuturkan kasus anaknya yang dibawa pergi. Secara tak langsung, dia minta bantuan mereka menangani masalahnya,'' papar Kapolsek.

Pada Rabu (16/11) sore anaknya pulang dan Otong pun berada di Sumpiuh. Teman-teman Hardi yang yang mendapat informasi segera nglurug ke Sumpiuh. Menurut keterangan Kapolsek, teman-teman Hardi yang datang dari Purwokerto ada enam orang. Mereka datang menggunakan mobil. Sesampai di warung bakso tersebut, Otong yang ada di depan warung langsung menjadi sasaran penganiayaan.

Polisi yang menerima laporan kejadian itu segera meluncur ke lokasi. Tiga orang ditangkap dan dibawa ke Polsek. Sementara itu, tiga lainnya kabur. ''Polisi masih memburu tersangka yang kabur. Mereka adalah para pengamen,'' papar Suranto. (G23-16j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA