logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Nopember 2005 INTERNASIONAL
Line

Mangkuk Keramik Goliath Ditemukan

RAMAT GAN - Seorang peneliti Israel mengatakan telah menemukan mangkuk keramik milik Goliath (Jalut). Temuan tersebut merupakan bukti ilmiah pertama mengenai keberadaan raksasa Palestina yang menjadi musuh Nabi Daud itu.

Pecahan mangkuk keramik itu bertuliskan ''Alwat'' dan ''Wlt''. Bukti arkeologis itu ditemukan setelah tim peneliti melakukan penggalian selama 10 tahun di wilayah Israel selatan.

Menurut pendapat Aren Maeir, pemimpin tim arkeologi itu, tulisan di keramik itu mungkin mengacu pada nama Goliath dalam bahasa Ibrani.

''Ini merupakan temuan awal,'' kata dia mengenai potongan keramik tersebut. ''Di sinilah kita menemukan bukti nama Goliath sebagaimana tertulis dalam kitab suci. Kita selama ini mengenalnya melalui kisah pertarungan Daud dan Goliath. Kini, hal itu terbukti bukan sekadar cerita.''

Maeir adalah kepala Jurusan Arkeologi di Universitas Bar-Ilan, Tel Aviv. Kepada Reuters, dia menuturkan bahwa tim penggalinya menemukan potongan keramik di Tell es-Shafi, Israel selatan.

Kota Kuno

Keramik itu terbenam di kedalaman sekitar dua meter. Kemungkinan besar, keramik itu merupakan pecahan dari sebuah mangkuk.

Gundukan tanah tempat penggalian itu dilakukan selama ini diyakini sebagai situs kota kuno Gath. Di dalam kitab-kitab suci, Gath digambarkan sebagai kota kelahiran Goliath.

Menurut kitab-kitab suci, Goliath digambarkan sebagai sosok pria bertubuh raksasa. Dalam sebuah perkelahian, dia dikalahkan oleh Daud yang badannya jauh lebih kecil. Kemudian, Daud menjadi raja Israel.

Kisah Daud- Goliath itu memperlihatkan bahwa kebaikan pada akhirnya dapat mengalahkan kejahatan.

Maeir mengatakan mangkuk keramik Goliath itu diduga berasal dari tahun 1.000 SM. Pendapatnya itu berbeda dari perkiraan selama ini. Sebelumnya, Goliath digambarkan hidup pada tahun 900 SM.

''Yang jelas, inilah kali pertamanya di tanah Israel kita menemukan nama Goliath, atau nama yang mirip,'' kata dia.

''Saya memang belum menemukan tengkorak Goliath, yang mungkin berlubang persis di bagian dahinya. Namun, temuan arkeologis yang pertama ini menunjukkan kisah pertarungan itu memiliki bukti yang kuat,'' tambah peneliti kelahiran Amerika Serikat itu.

Dia mengatakan potongan keramik itu juga merupakan inskripsi tertua bangsa Palestina yang pernah ditemukan di wilayah Israel.

''Sampai saat ini, sebagian besar pengetahuan kita tentang Palestina berasal dari sudut pandang kitab suci. Kita selama ini memperoleh pandangan yang sangat subyektif. Mereka digambarkan sebagai orang jahat, barbar. Kita tidak pernah tahu mengenai sisi kebaikan mereka,'' kata dia.

''Ketika kita melihat Palestina dari sudut pandang arkeologis, kita mendapatkan bukti tentang kebudayaan yang sangat kaya, maju, dinamis, dan mempesona.''

Bersama beberapa pakar lainnya, Maier menghabiskan waktu beberapa bulan untuk menguji kesahihan temuan keramik itu. Menurut rencana, temuan tersebut akan didiskusikan dalam sebuah konferensi di AS akhir bulan ini.(rtr-ben-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA