| Senin, 14 Nopember 2005 | OLAHRAGA |
Bonggo Rancang Tempo LambatSEMARANG-Pemain timnas U-23 boleh berjalan dengan kepala tegak dan percaya diri usai menaklukkan Persib U-21 6-0 di pertandingan uji coba di Stadion Jalan Harupat, Soreang Kabupaten Bandung Sabtu lalu (12/11). Namun, anak-anak asuhan Peter Withe itu tidak boleh meremehkan PSIS yang akan jadi lawanan berikutnya, sore ini, di tempat yang sama. Meskipun persiapannya sangat singkat, Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan tetap punya amunisi untuk menindukkan Maman Abdurahman cs. Asisten pelatih Bonggo Pribadi yang dipercaya Sutan Harhara menangani tim untuk pertandingan uji coba itu, sudah menyiapkan taktik dan strategi khusus. ''Kami akan bermain dengan tempo lambat. Itu untuk membuat mereka lengah. Meski demikian, permainan menyerang yang efektif tetap akan kami peragakan,'' ungkap Bonggo setelah tiba di Bandung sore kemarin. Permainan lambat tersebut dipilih, mengingat persiapan timnya sangat singkat, yaitu dua hari. Padahal, Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan baru saja libur panjang. Tak heran, stamina mereka banyak yang turun. Menggunakan Bus Kondisi kurang menguntungkan itu ditambah dengan perjalanan menggunakan bus yang melelahkan. Perjalanan dari Semarang ke Bandung itu ditempuh dalam waktu sekitar 10 jam. Para pemain berangkat dari Semarang pukul 07.00 dan sampai ke Kota Kembang sekitar pukul 17.00. ''Di atas kertas, kami memang kalah. Mereka sudah berlatih sebulan, sedangkan kami hanya dua hari. Namun, kami percaya bola itu bundar. Peluang menang atau seri masih ada,'' kata mantan kapten PSIS itu. Persiapan anak-anak asuhan Peter Withe yang matang itu dapat dilihat saat menghadapi Persib U-21. Permainan Maman Abdurahman cs cukup solid dan terencana. Serangannya pun bervariasi. Tidak hanya datang dari sektor tengah, tapi juga kedua sayapnya. Sayangnya, koordinasi antarlini maupun interlini mereka kurang kompak. Kesalahan-kesalahan sering dibuat mereka. Hal itu membuat serangan mereka mudah patah di tengah jalan. ''Kesalahan-kesalahan tersebut tentu sudah dibenahi Peter Withe dan asistennya. Itu akan membuat kekuatan mereka semakin baik saat lawan PSIS. Kami harus lebih waspada,'' ujar Bogel, sapaan akrab Bonggo. Komposisi pasukan Mahesa Jenar yang disiapkannya tidak jauh berbeda dengan saat Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2005. Sedikit perubahan terjadi di lini tengah. Itu pun disebabkan beberapa pemain yang telah direkrut belum bergabung. Penjaga gawang tetap dipercayakan kepada I Komang Putra. Lini belakang ditempati Fofee Kamara, Idrus Gunawan dan Eko Prasetyo. Dua sayap diisi Harri Salisburi dan Yusuf Sutan Mudo. Sedangkan di posisi gelandang, Bonggo terpaksa mengambil dua pemain asing pelamar, yaitu Felix Ndukwe dan R William. Satu posisi tengah lainnya ditempati M Ridwan. Di lini depan, Indriyanto Nugroho dan Khusnul Yaqien tetap menjadi andalan. (H13-22) |