| Senin, 14 Nopember 2005 | OLAHRAGA |
Aragones Gembira, Galis MurkaMADRID - Pelatih Spanyol Luis Aragones gembira dengan penampilan timnya setelah menang 5-1 atas tamunya, Slovakia, pada laga pertama play-off Piala Dunia 2006 di Stadion Vicente Calderon Madrid, Minggu dini hari WIB kemarin. Hasil ini hampir memastikan Tim Matador meraih tempat ke putaran final World Cup di Jerman. Mereka tinggal bermain aman pada partai kedua, Rabu lusa. "Kami terus tampil menyerang dan saya pikir kami bisa membuat gol lebih banyak terutama pada babak pertama," kata Aragones. Pasukan Aragones mencetak dua gol dalam 20 menit melalui pemain sayap Liverpool Luis Garcia. Slovakia memperkecil ketinggalan lewat pemain pengganti Szilard Nemeth pada awal babak kedua. Namun tim tuan rumah kembali bangkit selepas penalti Fernando Torres. Bek Slovakia Marian Had dikeluarkan dari lapangan setelah menerima akumulasi dua kartu kuning. Raul Gonzalez cs menangguk keuntungan dengan keunggulan jumlah pemain. Garcia membuat hattrick dan pemain pengganti Fernando Morientes melengkapi kemenangan. Pelatih Slovakia Dusan Galis marah terhadap kepemimpinan wasit Massimo De Santis dari Italia. "Saya kecewa di negara besar seperti Spanyol wasit masih memihak tim tuan rumah,'' ujar Galis. Galis menyayangkan terjadinya sepak pojok yang kemudian menghasilkan gol pertama Spanyol. Dia juga menilai gol kedua tim tuan rumah berbau offside. ''Slovakia sebuah negara kecil dan kami tak bisa bermain melawan 12 pemain,'' tambahnya. (rtr,A7-31) |