| Senin, 14 Nopember 2005 | BANYUMAS |
1.700 Keluarga Miskin Belum Cairkan SLTPURWOKERTO- Subsidi langsung tunai (SLT) sebagai kompensasi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) kepada kelurga miskin di Kabupaten Banyumas, hingga Sabtu (12/11) banyak yang belum dicairkan. Sebagian yang belum mencairkan itu merasa tidak berhak menerima, karena ada yang lebih layak menerima. Dari data di Kantor Pos Besar Purwokerto, tercatat masih ada sekitar 1.700 keluarga miskin yang belum menukarkan kartu di tempat-tempat penukaran yang telah ditunjuk. Yang sudah ditukarkan 162.446 kartu atau sekitar 98%. Kabupaten Banyumas dari pendataan tahap pertama mendapat jatah 164.146 kartu. Menurut keterangan Kepala Kantor Pos Purwokerto, Heri Wasdika, mereka yang belum menukarkan kemungkinan belum ada waktu untuk menukarkan, kartunya ditarik kembali (didrop/dicoret) oleh petugas BPS ataupun dikembalikan oleh yang bersangkutan karena merasa mampu. ''Bagi yang belum menukarkan mungkin menganggap waktunya masih longgar. Paling lambat itu masih bisa ditukarkan sampai September 2006. Tetapi mudah-mudahan sampai akhir Desember untuk triwulan pertama ini sudah selesai semua,'' paparnya. Antrean Panjang Uang yang belum dicairkan berjumlah sekitar Rp 510.000.000. Uang tersebut belum dikembalikan lagi ke pemerintah, karena sejauh ini belum ada petunjuk pelaksanaan mengenai hal itu. ''Sisanya masih kita simpan di bank pemerintah di sini,'' katanya. Selama pelaksanaan pencairan tahap pertama yang masih berjalan itu, untuk Banyumas relatif berjalan lancar. Tidak ada kejadian-kejadian menonjol. Yang terlihat hanyalah saat penukaran diwarnai antrean panjang dan saling berebut dari warga untuk menukarkan lebih dulu. ''Tetapi berkat kerja sama dengan berbagai komponen, termasuk aparat yang ikut membantu mengatur maka semua berjalan lancar. Ternyata masyarakat Banyumas juga bisa tertib, tidak seperti sejumlah daerah lain yang sempat diwarnai hal-hal yang rawan,'' ungkapnya. Dia menyatakan siap melaksanakan kembali pancairan untuk pendataan susulan nanti. Sambil mengevaluasi dan menunggu sisa kartu yang belum ditukarkan, pihaknya juga menyiapkan untuk pencairan triwulan kedua, Januari-Maret 2006 mendatang. Persiapan awal yang dilakukan yaitu dengan cara membenahi kinerja dari petugas di lapangan agar lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Data di BPS Kabupaten Banyumas menyebutkan, jumlah kartu yang ditarik kembali 1.368 buah. Sementara yang dikembalikan dengan kesadaran sendiri dari penerima sebelumnya, baik dalam bentuk uang maupun kartu ada sekitar 136 orang. Termasuk di antaranya empat orang warga Kecamatan Kedungbanteng, karena merasa dirinya mampu dan ada yang lebih berhak menerima. (G22-55s) |