| Senin, 14 Nopember 2005 | BANYUMAS |
KA Purwojaya Lebaran Diusulkan Menjadi RegulerPURWOKERTO - Melihat animo penumpang kereta api (KA) yang tinggi, KA Purwojaya Lebaran akan diusulkan menjadi kereta reguler yang diberangkatkan setiap hari. KA Purwojaya Lebaran yang diberangkatkan dari stasiun Cilacap pukul 06.30 itu, selalu penuh pada masa angkutan Lebaran lalu. ''PT Kereta Api Daop V Purwokerto sedang menjajaki untuk menjadikan KA Purwojaya Lebaran sebagai KA reguler. Animo penumpang selama Lebaran terhadap kereta tersebut sanagt tinggi,'' kata Kepala Seksi Operasi Daop V, Sukirman Denin, kemarin. Selain mengusulkan KA Purwojaya Lebaran, KA Sawunggalih Selatan Ekonomi jurusan Kutoarjo-Kiaracondong (Bandung) juga ditingkatkan kelasnya menjadi kereta kelas bisnis. ''Banyak penumpang yang kini membutuhkan kenyamanan dalam perjalanan di kereta. Apalagi dari Daop V, kereta untuk tujuan Bandung selama ini hanya dilayani dengan kereta kelas ekonomi. Pangsa pasar penumpang kereta api tujuan Bandung dari Kutoarjo lumayan bagus, sehingga perlu adanya kereta kelas bisnis,'' katanya. Dia belum bisa memastikan, kapan usulan tersebut bisa direalisasikan. Akan tetapi, kalau memang masyarakat membutuhkan, usulan tersbut segera disampaikan ke direksi agar direalisasi. Sementara itu untuk pelaksanaan angkutan Lebaran yang berakhir pada H+10 atau pada Senin (14/11), menurut dia, hingga kemarin di Daop V berjalan lancar. ''Hingga kemarin, tak ada penumpang yang terlantar akibat tidak terangkut. Semua penumpang yang berangkat dari stasiun di wilayah Daop V, khususnya arus balik, bisa terangkut semua,'' ujarnya. Tak adanya penumpang yang tercecer, karena selain menyiapkan kereta reguler dan kereta Lebaran, pada Lebaran lalu Daop V telah berkoordinasi dengan Daop lain. Yakni memanfaatkan kereta yang sepi penumpang dari Daop lain untuk mengangkut penumpang di Daop V tujuan Jakarta yang belum terangkut, dengan kereta reguler dan KA Lebaran. Arus balik pada Lebaran 2005, kata Denin, jumlah penumpang -khususnya kelas ekonomi pada puncak arus balik H+3 (7 November)- meningkat 137 % dibanding 2004. Jumlah penumpang berangkat (arus balik) pada puncak Lebaran 2005 mencapai 25.110 orang. Adapun jumlah penumpang arus balik secara keseluruhan pada tahun ini, meningkat 120 %. Naiknya jumlah penumpang KA itu, karena pada Lebaran tahun ini terjadi pelimpahan penumpang dari bus ke KA, khususnya kereta kelas ekonomi. (G23-55a) |