SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Rabu, 09 Nopember 2005

- Fokus perhatian pada evaluasi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla terutama dikaitkan dengan kinerja kabinet tak boleh melupakan evaluasi atas kinerja lembaga legislatif. Mengapa hanya eksekutif yang disorot. Berdasarkan laporan Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi), kinerja para wakil rakyat juga pantas disorot karena cenderung melemah. Apa yang dihasilkan lembaga itu selama satu tahun masa persidangan? Salah satu indikator penting adalah out put undang-undang sebagai bagian utama fungsi legislasi. Menurut catatan, selama tahun 2005 hanya ada 12 undang-undang yang bisa disahkan. Di antaranya adalah UU tentang Keolahragaan dan UU Pengadilan Tinggi Agama.

- Luka yang tak terbayangkan dalamnya kini mengoyak Prancis. Hampir 300 kota di negeri anggur itu dibekap kekerasan rasial yang menjalar sejak 27 Oktober lalu. Para perusuh menembak polisi dan melemparkan bom-bom bensin ke tempat-tempat ibadah, sekolah mobil, dan tempat penitipan anak. Lebih dari 5.000 mobil dibakar, dan puluhan polisi cedera. Kerusuhan terburuk yang dialami Prancis itu belum memperlihatkan tanda-tanda peredaan. Serikat Kerja Polisi Action Police CFTC menyatakan, tampaknya tidak ada yang bisa menghentikan perang saudara yang setiap hari semakin menyebar ke seluruh negeri. Persiden Jascques Chirac memprioritaskan pemulihan keamanan dan ketertiban umum. Kata akhir harus pada hukum.

DALAM satu tahun pemerintahan, SBY- JK tidak banyak membuat prestasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Ada jurang yang amat dalam antara janji SBY-JK dalam kampanye dengan kinerja tahun pertama. Memang satu tahun adalah waktu yang pendek, tapi untuk sebuah penilaian kinerja adalah hal pantas dilakukan.

PASCApeledakan bom Bali Jilid II pada 1 Oktober 2005 lalu yang terjadi di tiga tempat sekaligus di Bali, tiba-tiba Kota Solo dan eks-Karesidenan Surakarta, yakni Wonogiri, Sragen, Klaten dan Karanganyar menjadi perhatian publik nasional.

Di Suara Merdeka sering dimuat daerah wisata baru yang belum banyak diketahui pembaca. Hal ini menggembirakan dan menambah wawasan objek wisata baru tersebut. Namun sayang informasi yang diberikan kurang lengkap, seperti yang baru dimuat tentang pertanian binaan Siswono Yudhohusodo yang juga mengembangkan vila.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA