| Rabu, 09 Nopember 2005 | OLAHRAGA |
PSSI Diminta Segera Mengambil Sikap
JAKARTA-Pengurus harian PSSI harus segera mengambil sikap atas kepastian jumlah peserta yang berpartisipasi di Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2006, khususnya mengenai kemungkinan diadakannya babak play-off untuk menetapkan satu tim pengganti Persebaya Surabaya. "Soalnya hal ini terkait dengan persiapan kita dalam membentuk tim. Kalau memang kita harus ikut babak itu, berarti harus mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari," ujar Manajer Pelita Jaya Rahim Sukasah, Selasa (8/11) sore kemarin. Pernyataan senada juga dikemukakan Manajer PSPS Pekanbaru, Satar Tahir, yang dihubungi secara terpisah. Menurut dia, wacana mengenai diadakannya babak play-off sudah berkembang sedemikian rupa sehingga pengurus harian PSSI maupun Badan Liga Indonesia (BLI) harus segera memutuskannya. "Kalau memang harus diadakan, seyogyanya tim-tim peserta harus diberi tahu lebih awal. Jangan mendadak sehingga kita sama sekali tidak siap," tambahnya. Pelita Jaya (yang sebelumnya bernama Pelita Krakatau Steel) dan PSPS Pekanbaru merupakan dua dari empat tim peserta kompetisi Divisi Utama Liga Djarum 2005 yang terdegradasi ke Divisi I untuk musim kompetisi 2006. Dua tim Divisi Utama lainnya yang terlempar satu tingkat ke divisi di bawahnya itu adalah Deltras Sidoarjo dan Petrokimia Putra. Desember Direktur Eksekutif Badan Liga Indonesia Andi Darussalam Tabusala sebelumnya menyebutkan, masalah pengganti Persebaya untuk musim kompetisi 2006 itu menjadi urusan pengurus harian PSSI. Jika tanpa babak itu, maka jumlah kompetitor kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2006 menjadi 27 tim, dengan rincian 14 di Wilayah I dan 13 di Wilayah II. Jika play-off harus diadakan, maka pesertanya adalah empat tim Divisi Utama yang terdegradasi ke Divisi I ditambah dua kesebelasan dari babak "6 Besar" Divisi I-2005 yang gagal memperoleh promosi ke Divisi Utama. Dua tim peserta dari kategori terakhir ini adalah Persid Jember dan Persibo Bojonegoro. Menurut Rahim, seandainya babak play-off akan ditentukan oleh pengurus harian PSSI, maka harus dilangsungkan paling lambat pada awal Desember mendatang, sebab kompetisi Divisi Utama 2006 sudah akan dimulai pekan pertama Januari. (wgm-22) |